PORTAL7.CO.ID - Barcelona akan menguji ketahanan mental mereka saat menjamu rival sekota, Espanyol, dalam lanjutan La Liga pekan ke-31 pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 23.30 WIB di Spotify Camp Nou. Pertandingan ini menjadi krusial menyusul kekalahan mengejutkan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis dini hari sebelumnya, dilansir dari sukabumiupdate.com.
Saat ini, Barcelona masih memuncaki klasemen sementara La Liga dengan koleksi 76 poin hingga pekan ke-30, mempertahankan keunggulan tujuh poin dari Real Madrid di posisi runner-up. Kemenangan penting di pekan sebelumnya diraih saat mereka menaklukkan Atletico Madrid dengan skor akhir 2-1, melalui gol yang dicetak oleh Marcus Rashford dan Robert Lewandowski.
Melihat pertemuan pertama musim ini pada 4 Januari lalu, Barcelona menunjukkan dominasi dengan membekuk Espanyol melalui skor akhir 0-2. Dua gol kemenangan saat itu disumbangkan oleh Dani Olmo dan Robert Lewandowski.
Menghadapi Derby Catalan kali ini, tim asuhan Hansi Flick harus kehilangan salah satu penyerang andalan mereka, Raphinha, yang mengalami cedera hamstring saat membela tim nasional Brasil. Kondisi ini membuka kesempatan besar bagi Marcus Rashford untuk mengambil peran utama di lini depan.
Selain Rashford, pelatih Flick memiliki opsi penyerang lain yang siap diturunkan, seperti Fermin Lopez, Dani Olmo, Ferran Torres, dan Joao Cancelo. Kabar positif datang dari sektor pertahanan, di mana Jules Kounde dan Alejandro Balde dilaporkan telah pulih dan kembali mengikuti sesi latihan tim.
Kekuatan lini tengah juga diprediksi akan bertambah dengan kembalinya Frenkie de Jong yang diperkirakan segera merumput. Sementara itu, kondisi Espanyol justru menunjukkan tren yang kurang memuaskan menjelang laga penting ini.
Tim berjuluk Blanquiblaus tersebut masih tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan perolehan 38 poin. Dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, Espanyol tercatat belum mampu meraih satu pun kemenangan, hanya mengemas tiga hasil imbang dan dua kekalahan, termasuk saat ditahan imbang Real Betis pada pekan ke-30 La Liga.
Di sisi lain kompetisi, isu mengenai arah kebijakan Real Madrid untuk musim 2025/2026 turut menjadi sorotan publik. Pergantian tampuk kepelatihan dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa memicu pertanyaan mengenai stabilitas tim di sisa musim ini.
Sebuah kekalahan 1-2 dari Bayern Munchen di ajang Liga Champions lebih lanjut memperlihatkan bahwa performa Real Madrid belum sepenuhnya solid. Klub tersebut masih berada dalam fase transisi, dan adaptasi terhadap pendekatan taktik baru Arbeloa dinilai belum berjalan mulus.