PORTAL7.CO.ID - UD Las Palmas akan menjalani ujian berat di kandang sendiri saat menjamu Granada CF dalam lanjutan LaLiga Hypermotion. Pertandingan penting ini diagendakan berlangsung pada Kamis Putih, 2 April 2026, tepatnya pukul 19.00 waktu setempat di markas kebanggaan mereka, Estadio de Gran Canaria.

Bagi tim tuan rumah yang dijuluki rojiblancos, laga ini adalah kesempatan emas untuk segera bangkit setelah rentetan hasil kurang memuaskan, termasuk kekalahan 3-1 dari Eibar sebelumnya. Pelatih Las Palmas, Luis García, telah menetapkan target ambisius untuk meraih enam poin penuh dari dua laga kandang yang akan mereka hadapi secara beruntun.

García menyadari betul bahwa Granada bukanlah lawan yang bisa diremehkan dalam perebutan tiket promosi musim ini. Ia mengungkapkan pandangannya mengenai calon lawan mereka tersebut.

"Dengan kualitas skuad, pelatih, dukungan penggemar, dan sejarahnya, Granada adalah tim yang berjuang untuk posisi promosi, dan itu menjadikan mereka lawan yang berbahaya," ungkap Luis García mengenai kekuatan Granada.

Meskipun timnya baru saja menelan kekalahan dari Eibar, García menekankan bahwa fokus saat ini bukanlah terobsesi pada posisi di klasemen sementara. Ia percaya bahwa dalam sepuluh pertandingan sisa, dinamika persaingan masih sangat terbuka lebar.

Filosofi yang dipegang teguh sang pelatih adalah selalu mengedepankan semangat kompetitif dalam setiap laga yang dimainkan. "Mentalitasnya tetap pada 'menang, bersaing, dan menjadi lebih baik,' mengingat setiap profesional tidak akan pernah bertanding dengan niat kalah," ujar García, mengingatkan anak asuhnya untuk fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Secara statistik pertahanan, Las Palmas menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan sempat menjadi tim dengan minim kebobolan sepanjang tahun ini. Namun, masalah efektivitas di lini depan masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan.

García mengakui kebingungannya mengenai minimnya penyelesaian akhir dari bakat yang dimiliki timnya, meski ia tetap optimis bahwa situasi ini hanyalah sementara. "Sulit menjelaskan mengapa dengan bakat yang dimiliki, timnya kurang efektif dalam mencetak gol," kata García, seraya berharap peluang yang tercipta akan segera berbuah gol.

Di sisi lain, Granada datang ke Kepulauan Canaria dengan modal kepercayaan diri, meski secara historis mereka memiliki catatan kurang menyenangkan di stadion tersebut. Dilansir dari catatan resmi, Granada belum pernah mencicipi kemenangan di Estadio de Gran Canaria sejak stadion itu diresmikan.