PORTAL7.CO.ID - Kompetisi AFC Champions League Elite musim 2025/26 memasuki fase krusial dengan perebutan tiket menuju babak perempat final yang semakin memanas. Pertandingan penentuan akan melibatkan duel antara wakil Jepang, FC Machida Zelvia, melawan wakil Korea Selatan, Gangwon FC.

Duel krusial ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa mendatang, di mana Machida Zelvia akan bertindak sebagai tuan rumah. Kepercayaan diri tim tuan rumah cukup tinggi setelah berhasil meraih hasil imbang tanpa gol pada pertemuan leg pertama pekan sebelumnya.

Dilansir dari the-afc.com, status sebagai tuan rumah pada laga penentuan ini menjadi modal utama bagi Machida Zelvia untuk mengunci kemenangan. Kemenangan tersebut sangat penting agar mereka bisa memastikan langkah ke fase delapan besar kompetisi elite Asia tersebut.

Sementara itu, di pertandingan lain yang tak kalah sengit, Buriram United dari Thailand akan menghadapi tantangan berat. Mereka dijadwalkan menjamu Melbourne City FC di kandang sendiri dalam upaya memperebutkan tiket babak delapan besar.

Wakil dari kawasan ASEAN tersebut wajib meraih kemenangan perdana dalam pertemuan ini. Hal ini menyusul hasil imbang 1-1 yang mereka raih sebelumnya, di mana gol penyeimbang lawan tercipta pada waktu tambahan.

Perpindahan fokus ke wilayah Asia Barat, klub Al Nassr masih mempertahankan posisi kokoh di puncak klasemen sementara kompetisi domestik mereka. Situasi berbeda dialami oleh Shabab Al Ahli yang justru harus kehilangan poin penting dalam persaingan Liga Pro UEA.

Kawasan Asia Tengah dan Selatan juga menunjukkan perkembangan menarik, terutama dengan tren positif yang dicatatkan oleh Mohun Bagan Super Giant di Liga Super India. Perkembangan ini terjadi bersamaan dengan kembalinya atmosfer kompetisi sepak bola di Bangladesh.

Di zona Australia, Newcastle Jets semakin memperkuat posisi mereka sebagai pemimpin klasemen liga domestik mereka. Sementara itu, di Indonesia, Borneo FC sukses menipiskan jarak poin dengan pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.

Kondisi kontras terlihat di Jepang, di mana Kashima Antlers terus menunjukkan dominasi yang berkelanjutan dalam Liga Jepang. Hal ini berbanding terbalik dengan situasi Jeonbuk Hyundai Motors di Korea Selatan yang kembali gagal mengamankan perolehan poin penuh.