PORTAL7.CO.ID - Liga Champions Wanita memasuki fase krusial dengan mempertemukan dua raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid Femenino, dalam babak perempat final. Laga ini menjanjikan duel panas karena pemenang akan langsung berhadapan dengan pemenang antara Bayern Munchen atau Manchester United di babak semifinal.

Pertandingan leg pertama antara Real Madrid Femenino kontra Barcelona dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2026. Kick-off akan dilakukan pada pukul 13:45 EST atau pukul 17:45 GMT waktu setempat.

Bagi penggemar yang ingin menyaksikan duel akbar ini, siaran langsung dapat diakses melalui beberapa platform internasional. Layanan streaming seperti ESPN, Fubo Canada, FanCode, dan beIN Sports dipastikan akan menayangkan pertandingan tersebut.

Caroline Graham Hansen, salah satu pemain kunci, memberikan peringatan tegas bahwa Barcelona tidak akan mendapatkan kemenangan dengan mudah dalam kompetisi seketat Liga Champions Wanita ini. Peringatan tersebut disampaikan menjelang pertemuan leg pertama di Estadio Alfredo Di Stefano pada hari Rabu.

Secara historis, Barcelona memiliki dominasi yang luar biasa atas rival abadinya tersebut di berbagai ajang. Mereka tercatat mampu memenangkan 21 dari total 22 pertemuan kedua tim sejauh ini.

Lebih lanjut, rekor tandang Barcelona melawan Real Madrid juga sangat mengesankan, di mana mereka selalu menang dalam delapan kunjungan terakhir dengan selisih agregat gol yang mencolok, yakni 30-2.

Real Madrid berhasil mengamankan tiket perempat final setelah menyingkirkan Paris FC dalam perjalanan mereka menuju babak ini. Sementara itu, Barcelona melangkah maju setelah menduduki posisi puncak klasemen grup dengan koleksi 16 poin sempurna.

Namun, kedua tim menghadapi tantangan terkait ketersediaan pemain kunci akibat masalah cedera. Real Madrid dipastikan tanpa kontribusi Teresa Abelleira dan Signe Bruun, sementara Barcelona kehilangan trio Aitana Bonmati, Laia Aleixandri, dan Mapi Leon.

Pelatih Real Madrid, Pau Quesada, menekankan pentingnya peningkatan intensitas permainan demi mewujudkan impian mereka mencapai semifinal kompetisi ini untuk pertama kalinya. "Kami perlu menuntut lebih banyak dari diri kami sendiri," ujar Pau Quesada.