PORTAL7.CO.ID - Inter Milan berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menaklukkan tuan rumah Como 1907 dalam laga Serie A Italia yang berlangsung intens dengan skor akhir 4-3. Pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB tersebut menjadi saksi pertarungan sengit tujuh gol.
Kemenangan dramatis ini semakin memperkuat posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara Serie A Italia. Skuad asuhan Cristian Chivu kini berhasil mengoleksi total 75 poin dari laga yang telah mereka mainkan.
Dengan raihan poin tersebut, Nerazzurri kini unggul sembilan angka dari rival terdekatnya, Napoli, yang berada di posisi kedua klasemen. Selain itu, mereka juga menjaga jarak 12 poin dari rival sekota mereka, AC Milan, dengan sisa enam pertandingan tersisa.
Dilansir dari sport.detik.com, hasil positif ini membuat Inter Milan kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk secara matematis mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Fokus tim saat ini adalah mempertahankan momentum positif ini hingga akhir musim.
Laga ini awalnya berjalan tidak mudah bagi sang pemuncak klasemen, setelah Como 1907 sempat membangun keunggulan dua gol terlebih dahulu. Gol-gol tersebut dicetak oleh Alex Valle dan Nico Paz, yang sempat membuat tuan rumah di atas angin.
Namun, mentalitas juara Inter Milan mulai terlihat ketika mereka berhasil membalikkan keadaan dan mencetak gol kemenangan melalui aksi Denzel Dumfries. Kekalahan ini memaksa Como 1907 tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 58 poin.
Menanggapi peluang timnya meraih Scudetto, Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memilih untuk fokus pada target jangka pendek terlebih dahulu. "Saya akan mengikuti jejak rekan-rekan saya yang hanya membicarakan tiket Liga Champions. Saya akan mengatakan bahwa kami senang bisa semakin dekat dengan target tersebut," kata Cristian Chivu, sebagaimana dikutip dari sport.detik.com.
Di sisi lain, pertandingan ini juga diwarnai dengan insiden yang kurang menyenangkan di tribun VIP yang ditujukan kepada delegasi tim tamu. Manajemen Como 1907 secara terbuka menyatakan kekecewaan atas perilaku oknum penonton tersebut.
Perwakilan manajemen Como 1907, Mirwan Suwarso, memberikan pernyataan tegas mengenai insiden tersebut. "Martabat ini harus melampaui batas lapangan, mencakup lawan kami, para pendukung mereka, dan terutama para pejabat serta perwakilan mereka," tegas Mirwan Suwarso, melalui unggahan media sosialnya yang dilansir bola.kompas.com.