PORTAL7.CO.ID - Pertandingan sengit lanjutan Premier League tersaji pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB, di mana Everton berhasil menahan laju juara bertahan Manchester City dengan skor akhir 3-3 di markas mereka, Hill Dickinson Stadium. Hasil imbang ini secara langsung memengaruhi dinamika persaingan di papan atas klasemen liga Inggris.
Secara kronologis, Manchester City lebih dulu mengambil inisiatif serangan dan berhasil memimpin melalui gol yang dicetak oleh Doku di babak pertama. Keunggulan tersebut memberikan mereka momentum untuk mengamankan tiga poin krusial dalam perburuan gelar.
Namun, Everton menunjukkan perlawanan sengit di babak kedua, membalikkan keadaan menjadi keunggulan 3-1 berkat penampilan impresif Thierno Barry yang menyumbang dua gol, ditambah satu gol dari Jake O'Brien. Mereka nyaris meraih kemenangan penting atas tim raksasa.
Skuad asuhan Pep Guardiola menunjukkan mentalitas juara dengan bangkit di menit-menit akhir pertandingan. Erling Haaland menjadi salah satu pahlawan yang mencetak gol penyeimbang, sebelum Doku melengkapi brace-nya di masa injury time untuk memaksakan hasil imbang 3-3.
Tambahan satu poin ini menempatkan Manchester City di posisi kedua klasemen sementara dengan total 71 poin dari 34 pertandingan yang telah mereka jalani. Mereka terpaut lima poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, yang kini telah memainkan satu laga lebih banyak (35 pertandingan).
Usai pertandingan, Manajer Everton, David Moyes, memberikan pandangannya mengenai situasi yang terjadi dan juga hubungannya dengan arsitek Arsenal, Mikel Arteta. Moyes mengakui bahwa fokusnya saat ini adalah performa timnya sendiri.
"Saya berbicara dengan Mikel sesekali, tetapi dia punya urusan sendiri yang harus difokuskan," ujar Moyes, Manajer Everton.
Pernyataan Moyes ini mengindikasikan bahwa ia menyadari kesibukan Arteta yang sedang mempersiapkan Arsenal untuk menghadapi leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid. Fokus Arteta dipastikan terbagi antara liga domestik dan kompetisi Eropa.
Moyes juga mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas hasil akhir yang gagal diamankan oleh anak asuhnya, meskipun sudah unggul jauh. "Dia harus memenangkan pertandingannya sendiri, tetapi malam ini saya kecewa karena kami hampir meraih tiga poin melawan tim terbaik - saat ini - di Premier League," ujar Moyes, Manajer Everton.