PORTAL7.CO.ID - Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, berhasil memastikan langkahnya ke babak 16 besar turnamen Madrid Open 2026. Kepastian ini diraihnya setelah ia menuntaskan pertandingan melawan Jaqueline Cristian pada hari Sabtu, 25 April 2026.
Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Sabalenka dalam dua set langsung dengan skor akhir 6-1 dan 6-4. Kemenangan ini sekaligus mencatatkan rekor impresif berupa 14 kemenangan beruntun yang diraihnya sepanjang musim turnamen tahun ini.
Sejak awal laga, dominasi Sabalenka sudah terlihat jelas di lapangan tanah liat ikonik di ibu kota Spanyol tersebut. Ia sukses mematahkan servis lawannya pada kesempatan pertama yang didapatkannya di set pembuka.
Kemenangan ini merupakan hasil positif kedelapan secara beruntun bagi atlet asal Belarusia tersebut di kompetisi tanah liat Madrid ini. Sabalenka tengah berupaya keras untuk meraih gelar keempatnya di turnamen bergengsi tersebut.
Statistik performa Sabalenka sepanjang tahun 2026 menunjukkan konsistensi luar biasa, dengan catatan 25 kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan hingga saat ini. Data OptaAce menyebutkan bahwa ia menjadi pemain ketiga sejak tahun 2009 yang berhasil mengoleksi minimal 25 kemenangan di Madrid Open.
Pemain-pemain hebat yang menyamai pencapaian Sabalenka sebelum ini adalah Petra Kvitova dan Simona Halep, sebagaimana dicatat oleh OptaAce. Pencapaian ini menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama dalam tenis putri saat ini.
Meskipun tampil dominan, Sabalenka sempat menghadapi perlawanan berarti di set kedua, terutama ketika Jaqueline Cristian berhasil memberikan tekanan. Sabalenka harus berjuang keras untuk mempertahankan servisnya pada gim keenam di set penutup tersebut.
Namun, Sabalenka menunjukkan mentalitas juara dengan berhasil mengonversi break point krusial sebelum akhirnya menutup pertandingan secara meyakinkan melalui servisnya sendiri. Ini menunjukkan kemampuannya mengatasi tekanan di momen-momen penting.
Data dari SportyTV menyoroti keunggulan teknis yang dimiliki Sabalenka, khususnya dalam hal diferensial winner dan unforced error. Ia tercatat memiliki selisih positif sebesar +72, angka tertinggi di level WTA 1000 musim ini.