JABARONLINE.COM, Jakarta, - Sutradara film Sayap Garuda, Tarmizi Abka, menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah.
Ironisnya, di saat ia aktif mengampanyekan gerakan Stop Bullying, anaknya yang masih bersekolah di tingkat dasar justru menjadi korban kekerasan. “Sebagai seorang ayah, saya sangat terpukul melihat foto anak saya dengan jidat terluka akibat dilempar alat tulis. Padahal, pada saat yang sama saya sedang berjuang menyuarakan kampanye stop bullying di sekolah,” ujar Tarmizi.
Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap praktik kekerasan dan perundungan di sekolah masih sangat lemah.