PORTAL7.CO.ID - Charlotte FC dijadwalkan akan melakoni laga tandang krusial melawan Orlando City SC di Stadion Inter&Co pada Rabu, 22 April 2026, dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer (MLS). Tim tamu bertekad meraih kemenangan beruntun untuk mengukuhkan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen Wilayah Timur dengan koleksi 14 poin.
Klub berjuluk The Crown ini datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas New York City FC, dilansir dari BBC Sport. Kemenangan tersebut menjadi modal penting menjelang duel di kandang Orlando.
Namun, pelatih Charlotte FC, Dean Smith, menghadapi tantangan signifikan karena bek veteran Tim Ream dipastikan absen. Ream mengalami cedera regangan adduktor yang memaksa tim mencari solusi di lini belakang.
Posisi Ream di jantung pertahanan kemungkinan besar akan dipercayakan kepada Andrew Privett, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai kapten tim dalam ajang piala domestik. Selain itu, Charlotte akan mengandalkan performa gemilang kiper Kristijan Kahlina yang memimpin liga dalam jumlah penyelamatan sejauh ini.
Sementara itu, Orlando City SC tengah berada dalam periode sulit, terperosok di dasar klasemen Wilayah Timur hanya dengan empat poin. Mereka juga mencatatkan rekor pertahanan yang buruk dengan selisih gol minus-19.
Kondisi internal Orlando semakin memanas setelah mereka memutuskan untuk memecat pelatih Oscar Pareja, menunjuk Martin Perelman sebagai pelatih interim. Perelman kini bertugas membalikkan tren negatif klub yang sudah berlangsung lama.
Dalam sesi jumpa pers menjelang pertandingan, Pelatih Interim Orlando City Martin Perelman mengakui situasi sulit yang dihadapi timnya terkait krisis pemain kunci. "Ya, apa yang Anda katakan itu benar, dan semua orang melihatnya," tutur Martin Perelman, Pelatih Interim Orlando City.
Perelman juga menyoroti permasalahan cedera yang menimpa pemain penting seperti Griffin Dorsey dan Duncan McGuire, serta statistik buruk berupa 24 pertandingan tanpa mencatatkan clean sheet. Ia menegaskan fokus utamanya adalah membangun kembali mentalitas tim.
"Bagi saya, ini hanya tentang bekerja, bermain dengan para pemain, berjuang, dan bersaing untuk tim ini, untuk klub ini, untuk orang-orang kita, untuk keluarga kita, dan untuk diri kita sendiri. Inilah cara kita melakukannya," kata Martin Perelman.