PORTAL7.CO.ID - Borneo FC Samarinda sukses membenamkan Semen Padang FC dalam laga lanjutan liga nasional yang digelar di Stadion Segiri pada Sabtu malam, 25 April 2026. Pertandingan tersebut ditutup dengan skor akhir 0-3, memberikan kemenangan meyakinkan bagi tim tuan rumah.
Kekalahan telak yang dialami oleh tim berjuluk Kabau Sirah ini diakibatkan oleh ketidakmampuan mereka mengimbangi dominasi permainan yang diperagakan oleh tuan rumah. Borneo FC dinilai sangat efektif dalam memanfaatkan keunggulan bermain di markas sendiri sepanjang 90 menit pertandingan.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, secara terbuka mengakui superioritas tim lawan pada laga tersebut. Ia menilai bahwa Borneo FC memang tampil lebih siap dari segi persiapan teknis di lapangan hijau.
"Selamat buat Borneo FC, mereka pantas menang, mereka lebih siap," ungkap Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Meski menelan hasil yang mengecewakan, Imran Nahumarury tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perjuangan para pemainnya di lapangan. Ia merasa performa individu anak asuhnya sudah maksimal meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan klub.
"Saya mengapresiasi pemain saya. Mereka bermain sangat luar biasa, meskipun beberapa peluang tidak bisa dikonversikan menjadi gol," tambah Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Terkait banyaknya kartu kuning yang diterima oleh timnya, Imran menganggap hal tersebut merupakan dampak wajar dari intensitas dan tensi pertandingan yang tinggi. Ia menegaskan bahwa benturan fisik yang terjadi adalah konsekuensi saat melawan tim kuat seperti Borneo FC.
"Dalam sepak bola itu hal biasa. Ini pertandingan besar, jadi benturan wajar terjadi. Apalagi lawan kita Borneo FC, tim yang kuat, jadi pemain harus bekerja ekstra," jelas Imran Nahumarury, Pelatih Semen Padang.
Imran Nahumarury juga menyoroti faktor efisiensi dalam penyelesaian akhir sebagai pembeda signifikan dalam duel tersebut. Ia menilai bahwa kematangan Borneo FC dalam mengeksekusi peluang menjadi kunci kemenangan mereka.