PORTAL7.CO.ID - Kisah perjalanan Abduqodir Khusanov di dunia sepak bola Eropa mencapai babak baru setelah ia resmi menyandang predikat sebagai pemain Asia dengan nilai transfer tertinggi. Bek tengah Manchester City ini baru-baru ini masuk dalam sorotan setelah analisis mendalam mengenai valuasi pemain global.
Menurut analisis yang dilakukan oleh The Athletic, Khusanov termasuk dalam kategori pemain yang sering kali kurang mendapatkan apresiasi tinggi di kancah internasional. Ia disandingkan dengan nama-nama bintang sepak bola dunia seperti Federico Valverde dan Harry Kane dalam daftar tersebut.
Pembaruan data dari portal Transfermarkt baru-baru ini menempatkan Khusanov di posisi teratas daftar pemain Asia dengan valuasi pasar tertinggi. Indikator ini mencerminkan performa solidnya yang kian matang di Liga Premier Inggris.
Saat ini, nilai pasar Abduqodir Khusanov diperkirakan telah mencapai angka fantastis sebesar 35 juta euro. Angka ini tidak hanya merefleksikan kemampuan individualnya saat ini, tetapi juga potensi besar yang masih bisa ia kembangkan di masa depan.
Dengan valuasi tersebut, Khusanov kini secara resmi tercatat sebagai pemain sepak bola termahal yang berasal dari benua Asia. Perkembangan ini menjadi kabar gembira bagi perkembangan sepak bola Uzbekistan secara keseluruhan.
Pemain bintang Jepang, Takefuso Kubo, yang bermain untuk Real Sociedad, menempati posisi kedua dalam daftar pemain Asia dengan nilai transfer tertinggi. Pemain depan tim nasional Jepang tersebut diperkirakan bernilai pasar sebesar 30 juta euro.
Sementara itu, posisi ketiga dalam daftar valuasi pemain Asia ditempati oleh Kayshu Sano, yang memiliki nilai pasar yang ditetapkan mencapai 25 juta euro. Kehadiran mereka menunjukkan peningkatan signifikan pengaruh pemain Asia di panggung Eropa.
Beberapa nama besar lainnya seperti Lee Kang-in, Kaoru Mitoma, Kim Min-je, Risu Doan, dan Sion Suzuki juga turut menghiasi daftar tersebut. Hal ini menegaskan bahwa gengsi dan kontribusi pemain Asia di liga-liga Eropa terus meningkat secara signifikan.
Dilansir dari The Athletic, banyak penggemar sepak bola masih mengingat masa-masa awal debut Khusanov yang kurang mulus saat menghadapi Chelsea musim lalu. Pada laga tersebut, ia sempat melakukan kesalahan fatal dan terlihat kurang percaya diri.