PORTAL7.CO.ID - OGC Nice dijadwalkan menjamu Le Havre AC dalam lanjutan Ligue 1 pada Minggu, 12 April 2026, di kandang mereka, Allianz Riviera, Prancis. Pertandingan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah memanasnya situasi internal skuad tuan rumah.

Kondisi tim sedang berada di titik terendah setelah rentetan hasil negatif, termasuk kekalahan memalukan 3-1 dari Strasbourg pada Sabtu (12/4/2026). Situasi ini menimbulkan friksi serius di dalam skuad The Eagles.

Krisis tersebut memuncak dengan adanya insiden verbal di ruang ganti dan bahkan di lapangan pertandingan, sebagaimana dikabarkan oleh harianbasis.co. Keretakan internal ini menjadi bayangan kelam menjelang laga penting melawan Le Havre.

Salah satu pemain, Morgan Sanson, secara gamblang menyuarakan kekecewaannya kepada publik saat jeda pertandingan melalui beIN Sports. "Kami selalu memberikan gol kepada lawan," ucapnya, menggambarkan frustrasi mendalam atas performa tim yang terus menurun tersebut.

Ketegangan semakin nyata terlihat ketika Sofiane Diop dan Jonathan Clauss terlibat adu mulut yang cukup sengit. Akibat perselisihan tersebut, Clauss memutuskan membatalkan sesi wawancara pasca-pertandingan yang seharusnya ia lakukan dengan Ligue 1+.

Pelatih Claude Puel sendiri tidak menampik adanya gejolak tersebut dan mengonfirmasi terjadinya "gerakan kemarahan" di timnya. Ia juga mengisyaratkan bahwa akan ada konsekuensi berupa sanksi bagi para pemain yang terlibat.

Sebagai tindak lanjut atas insiden tersebut, Sofiane Diop dan Isak Jansson dipastikan tidak akan masuk dalam daftar pemain starter untuk menghadapi Le Havre. Co-presiden klub juga turut angkat bicara mengenai buruknya atmosfer tim saat ini.

"Kami melihat tim yang bencana," tegas Co-presiden Maurice Cohen, dilansir dari Nice-Matin via koranmanado.co.id, menggarisbawahi keprihatinan manajemen terhadap kondisi tim.

Di tengah keributan tersebut, muncul rumor bahwa gelandang Hicham Boudaoui menghina Elye Wahi selama pertandingan di Alsace. Namun, Boudaoui segera membantah kabar tersebut melalui akun Instagram pribadinya, menyebut klaim itu "palsu."