PORTAL7.CO.ID - PT Jasa Marga menunjukkan langkah antisipatif yang matang dalam rangka menjamin kelancaran arus mudik Lebaran yang akan diselenggarakan pada tahun 2026 mendatang. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas pada periode puncak perjalanan.
Langkah proaktif perusahaan diwujudkan melalui pemberian insentif finansial yang menarik bagi para pengguna jalan tol di koridor utama. Insentif ini berupa diskon tarif tol yang cukup signifikan bagi pemudik yang melintas.
Kebijakan potongan tarif ini telah ditetapkan secara spesifik untuk periode dua hari penuh yang dianggap krusial. Periode tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 15 hingga 16 Maret 2026.
Diskon tarif tol ini difokuskan untuk menyasar ruas-ruas tol tertentu yang menjadi jalur utama perjalanan mudik. Fokus utama insentif ini berada di sepanjang koridor utama jalur Tol Trans Jawa.
Informasi mengenai kebijakan ini disampaikan oleh pihak Jasa Marga sebagai bagian dari persiapan operasional Lebaran di masa depan. Hal ini merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas jangka menengah.
"Jasa Marga telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2026 mendatang," dilansir dari JABARONLINE.COM. Pernyataan ini menekankan kesiapan perusahaan dalam menghadapi volume kendaraan tinggi.
Lebih lanjut, langkah tersebut diwujudkan melalui pemberian insentif berupa diskon tarif tol yang signifikan bagi para pengguna jalan tol. Insentif ini bertujuan menarik masyarakat untuk melakukan perjalanan di luar jam puncak.
"Kebijakan potongan tarif ini secara spesifik akan diberlakukan pada periode dua hari, yaitu tanggal 15 hingga 16 Maret 2026," ungkap perwakilan perusahaan. Penetapan tanggal ini menunjukkan perhitungan matang terkait waktu perjalanan.
Diskon tarif yang ditawarkan dikabarkan dapat mencapai angka fantastis hingga mencapai 46% pada ruas-ruas yang telah ditentukan. Besaran diskon ini diharapkan memberikan daya tarik kuat bagi pemudik.