PORTAL7.CO.ID - Pemerintah telah memulai penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua untuk periode April 2026, dengan total alokasi anggaran yang fantastis mencapai Rp508,2 triliun. Alokasi dana besar ini merupakan bagian integral dari program perlindungan sosial nasional yang sedang berjalan.

Penyaluran kali ini mencakup dua komponen utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sering juga disebut sebagai bantuan sembako. Informasi ini didapatkan dilansir dari media Bansos pada hari Rabu, 1 April 2026.

Besaran nominal bantuan yang akan diterima oleh masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan bervariasi, tergantung pada kategori spesifik yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial untuk periode pencairan ini.

Dalam skema PKH, terdapat perbedaan nominal signifikan; misalnya, ibu hamil dan anak usia dini masing-masing akan menerima bantuan sebesar Rp750.000 per tahap. Sementara itu, siswa Sekolah Dasar (SD) dialokasikan sebesar Rp225.000 per tahap pencairan.

Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terdapat penyesuaian alokasi dana, di mana siswa SMP akan menerima Rp375.000, dan siswa SMA mendapatkan bagian sebesar Rp500.000 per tahap. Kategori rentan seperti lansia di atas 60 tahun dan penyandang disabilitas berat juga menerima perhatian khusus sebesar Rp600.000.

Secara terpisah, program BPNT dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp43,8 triliun, ditujukan untuk menjangkau 18,3 juta KPM. Bantuan ini diberikan sebesar Rp200.000 per bulan, yang kemudian dicairkan dalam periode tiga bulanan.

Masyarakat penerima manfaat kini dapat melakukan verifikasi status kepesertaan mereka secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi yang telah disediakan oleh pemerintah. Proses pengecekan ini memerlukan input data wilayah dan nama lengkap yang sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Untuk mempermudah akses, pengguna dapat mengunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id, di mana mereka hanya perlu mengisi data domisili, nama, serta kode verifikasi captcha untuk melihat status penerimaan bantuan mereka.

Sebagai alternatif lain yang lebih praktis, masyarakat juga diperbolehkan menggunakan aplikasi "Cek Bansos" yang tersedia di berbagai platform toko aplikasi. Aplikasi ini menyediakan menu khusus untuk mencari data penerima berdasarkan identitas kependudukan.