PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota Cimahi secara resmi mengambil keputusan untuk menunda kelanjutan proyek revitalisasi Stadion Sangkuriang pada Senin (13/4/2026). Keputusan ini didasarkan pada kendala signifikan terkait ketersediaan anggaran daerah saat ini.
Tahap awal dari proyek pemugaran fasilitas olahraga ikonik tersebut sebenarnya sudah rampung, khususnya pada perbaikan area lapangan utama. Namun, kelanjutan proyek terhenti karena besaran biaya yang dibutuhkan untuk penyelesaian total dinilai sangat besar.
Menurut data yang dihimpun dari Detail Engineering Design (DED), total estimasi biaya yang dibutuhkan untuk memugar stadion yang memiliki kapasitas 12 ribu penonton itu mencapai angka fantastis, yakni Rp273 miliar.
Besaran angka tersebut jelas melampaui kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi yang tersedia saat ini. Dilansir dari Detikcom, kondisi stadion saat ini masih memperlihatkan tribun utama yang belum tersentuh perbaikan dan masih terhalang pagar seng.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pemugaran stadion, namun harus dilaksanakan secara bertahap. Kebijakan ini diambil sebagai penyesuaian terhadap kondisi fiskal daerah yang realistis dalam beberapa tahun mendatang.
Adhitia Yudisthira menyampaikan komitmen politiknya mengenai proyek ini, "Sesuai dengan apa yang kami sampaikan selama Pilkada, lima tahun kedepan kita akan tancap gas untuk Stadion Sangkuriang. Namun disesuaikan dengan kemampuan fiskal kita," kata Adhitia, Senin (13/4/2026).
Penundaan ini juga disebabkan oleh perubahan prioritas pembangunan infrastruktur strategis Kota Cimahi untuk periode 2026-2027. Pemerintah kota memutuskan untuk memprioritaskan program yang dianggap lebih mendesak bagi masyarakat, seperti pengentasan masalah banjir dan pengelolaan sampah.
Pembangunan juga akan difokuskan pada proyek strategis lainnya, termasuk koordinasi untuk pembangunan Underpass Gatot Subroto, meskipun pembiayaan jalan bawah tanah itu ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Adhitia Yudisthira menjelaskan rencana jangka panjang ini, "Tahun depan, kita fokus dulu untuk pengentasan banjir kemudian sampah, jadi fokus dulu kesana. Masih ada sisa sampai tahun 2030, mudah-mudahan Stadion Sangkuriang bisa tuntas kita revitalisasi," ujarnya.