PORTAL7.CO.ID - Pertandingan Serie A Italia yang sangat menentukan akan segera digelar di Stadio Olimpico, mempertemukan tuan rumah AS Roma dengan tim yang tengah berjuang di dasar klasemen, Pisa. Duel yang dijadwalkan pada Sabtu dini hari WIB, 11 April 2026, ini menjadi tonggak penting mengingat ambisi berbeda kedua kesebelasan di sisa kompetisi.

AS Roma, di bawah arahan pelatih Gian Piero Gasperini, saat ini menempati posisi keenam dengan koleksi 54 poin, terus memburu empat besar demi tiket Liga Champions. Mereka harus segera menutup jarak empat poin dari zona aman tersebut agar asa Eropa tetap terbuka lebar.

Namun, performa terbaru Giallorossi tengah menjadi sorotan tajam setelah mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka. Kekalahan telak 2-5 dari Inter Milan pada pekan sebelumnya menambah tekanan pada skuad asuhan Gasperini tersebut.

Meski demikian, catatan kandang AS Roma di Stadio Olimpico masih cukup solid, di mana mereka tercatat tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir yang mereka mainkan di markas kebanggaan mereka. Faktor ini menjadi modal penting menghadapi laga krusial ini.

Sementara itu, Pisa datang ke ibu kota Italia dengan situasi yang jauh lebih terpuruk sebagai juru kunci klasemen Serie A dengan hanya mengumpulkan 18 poin. Mereka terpaut sembilan poin dari zona aman degradasi, sementara tren kekalahan beruntun dalam dua laga terakhir semakin memperberat langkah mereka.

Krisis pemain akibat cedera menghantui kubu tuan rumah, di mana beberapa pilar kunci seperti Gianluca Mancini dan Paulo Dybala dipastikan absen. Selain itu, Manu Koné, Artem Dovbyk, dan Wesley França juga dilaporkan masih belum bisa diturunkan oleh Gasperini.

Gian Piero Gasperini diprediksi akan mengandalkan kreativitas Lorenzo Pellegrini di sektor tengah untuk memberikan suplai bola kepada Donyell Malen di lini depan. Diharapkan pemain muda seperti Niccolo Pisilli dan Matian Soule mampu memberikan energi tambahan guna mendobrak pertahanan rendah yang kemungkinan besar akan diterapkan oleh Pisa.

Dilansir dari sumber berita, Oscar Hiljemark, pelatih Pisa, hanya mencatatkan satu kemenangan dari delapan pertandingan sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada Februari lalu. Timnya juga dikenal memiliki masalah produktivitas gol, gagal mencetak gol dalam lima dari tujuh pertandingan terakhirnya di liga.

Rekor tandang Pisa juga patut menjadi perhatian serius, sebab mereka hanya mampu mengamankan delapan poin dari laga away musim ini, hasil dari delapan kali imbang dan tujuh kali kalah. "Pisa hanya meraih dua kemenangan sepanjang musim ini," ujar sumber berita terkait statistik performa tim tamu.