Fenomena pergeseran usia penderita penyakit tidak menular kini menjadi perhatian serius di kalangan praktisi kesehatan tanah air. Kelompok usia produktif yang seharusnya bugar justru mulai banyak terdiagnosis kondisi medis kronis yang biasanya menyerang lansia.
Pola makan tinggi gula serta rendah serat menjadi pemicu utama munculnya gangguan metabolik pada generasi muda. Selain nutrisi, minimnya aktivitas fisik akibat gaya hidup sedentari mempercepat risiko terjadinya komplikasi kesehatan serius.
Penyakit seperti diabetes tipe dua, hipertensi, hingga gangguan jantung kini tidak lagi memandang batasan usia seseorang. Gejala awal sering kali diabaikan karena dianggap sebagai rasa lelah biasa akibat tekanan pekerjaan atau aktivitas harian.