PORTAL7.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari Anfield setelah penyerang andalan Liverpool, Mohamed Salah, secara resmi mengumumkan bahwa ia akan mengakhiri masa baktinya bersama klub tersebut. Pengumuman perpisahan ini disampaikan langsung oleh sang pemain melalui sebuah video yang diunggah pada akun media sosial pribadinya.

Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah modern Liverpool, di mana Salah telah menjadi motor serangan utama tim sejak kedatangannya. Momen perpisahan ini tentu menyisakan banyak pertanyaan mengenai masa depan The Reds di kompetisi mendatang.

Salah mengakui bahwa keputusan untuk pergi bukanlah hal yang mudah baginya, namun ia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk memulai babak baru dalam kariernya. Ia menyampaikan perpisahan ini dengan nada emosional kepada para pendukung setia klub.

Dalam pernyataannya, Salah secara eksplisit mengonfirmasi akhir dari perjalanannya bersama klub Merseyside tersebut. "Sayangnya hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya," ujar Mohamed Salah.

Lebih lanjut, ia menegaskan kembali keputusannya untuk meninggalkan klub Liverpool. "Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim," tambahnya.

Pemain asal Mesir ini pertama kali bergabung dengan Liverpool pada Juni 2017, setelah diboyong dari klub raksasa Italia, AS Roma. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi figur sentral di Anfield dan salah satu penyerang paling mematikan di dunia.

Kontribusinya sangat besar dalam membantu Liverpool meraih berbagai trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Champions dan Liga Inggris yang sangat dinanti-nantikan oleh para pendukung. Berkat performanya, ia sering dijuluki sebagai "Raja Mesir" oleh para penggemar.

Meskipun sempat menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun pada April 2025, terdapat kesepakatan antara Salah dan manajemen klub untuk memutus kerja sama lebih cepat dari jadwal. Hal ini memungkinkan Salah meninggalkan Liverpool sebagai agen bebas transfer pada akhir musim ini.

Kepergian Salah dipastikan akan menciptakan kekosongan besar di lini serang Liverpool, baik dari sisi kualitas teknis maupun pengaruhnya sebagai simbol kebangkitan klub di era modern. Para penggemar kini harus bersiap mengucapkan selamat tinggal kepada ikon mereka.