PORTAL7.CO.ID - Universitas Djuanda (UNIDA) kembali mencatatkan pencapaian signifikan dalam upaya pengembangan riset dan pengabdian masyarakat di tingkat nasional. Sejumlah dosen dari institusi ini sukses meraih pendanaan bergengsi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiksdiktek).
Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses seleksi ketat untuk Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Tahun Anggaran 2026. Hal ini mengukuhkan posisi UNIDA sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dasar resmi capaian ini tertuang dalam Surat Pengumuman Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan dengan Nomor: 94/DST/C/AL.04.02/2026. Surat bernomor tersebut dikeluarkan pada tanggal 9 April 2026, mengumumkan daftar penerima pendanaan tahun anggaran 2026.
Pendanaan yang berhasil diraih mencakup berbagai skema penting, termasuk Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Riset Prioritas, Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), serta Inovasi Seni Nusantara Tahun Anggaran 2026.
Dilansir dari Jabaronline.com, Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H., menyambut baik kabar gembira ini dengan penuh rasa syukur. Capaian para dosen dianggap sebagai bukti nyata kualitas akademik institusi.
Beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tim peneliti dan dosen yang telah berjuang keras dalam menyusun proposal berkualitas tinggi. Dukungan penuh dari jajaran rektorat diyakini menjadi salah satu faktor keberhasilan ini.
"Saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas capaian luar biasa yang diraih oleh para dosen kita dalam program pendanaan tahun ini," ujar Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.
Prestasi ini menegaskan komitmen UNIDA untuk terus berperan aktif sebagai kampus unggul yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas melalui hasil penelitian aplikatif. Keberhasilan 35 proposal menunjukkan diversitas keilmuan yang dimiliki oleh sivitas akademika UNIDA.