PORTAL7.CO.ID - UD Las Palmas telah resmi menjalin kesepakatan dengan Cabildo Insular mengenai pengelolaan Stadion Gran Canaria. Kesepakatan jangka panjang ini memberikan klub hak pengelolaan tunggal atas stadion ikonik tersebut hingga tahun 2086.

Perjanjian ini melibatkan transaksi finansial signifikan, di mana UD Las Palmas berkomitmen membayar 60 juta euro untuk mendapatkan hak pengelolaan penuh tersebut. Dana ini dialokasikan untuk membiayai proyek renovasi stadion yang diperkirakan menelan total biaya hingga 160 juta euro.

Sebagai bagian dari kemitraan ini, klub sepak bola tersebut juga akan menanggung porsi 37,5% dari keseluruhan biaya reformasi stadion secara langsung. Langkah ini menunjukkan komitmen serius UD Las Palmas terhadap peningkatan fasilitas kandang mereka.

Pengumuman resmi mengenai kesepakatan bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu mendatang. Presiden Cabildo Insular, Antonio Morales, bersama Presiden UD Las Palmas, Miguel Ángel Ramírez, akan secara langsung menyampaikan detail kesepakatan tersebut.

Perjanjian ini sekaligus mengakhiri periode ketegangan dan ketidakpastian yang sempat membayangi hubungan kedua belah pihak terkait masa depan pengelolaan stadion. Kedua belah pihak kini fokus pada visi bersama untuk modernisasi infrastruktur olahraga.

Reformasi Stadion Gran Canaria akan dikerjakan oleh firma arsitektur ternama, L35 Arquitectos, yang juga terlibat dalam proyek pembangunan Nuevo Santiago Bernabéu. Pihak klub akan memegang kendali penuh atas pengelolaan area komersial baru yang akan dibangun.

Setelah rampung direnovasi, kapasitas stadion diproyeksikan mencapai sekitar 45.000 penonton, memenuhi standar minimum yang ditetapkan FIFA untuk menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia 2030. Desain terbaru juga akan memprioritaskan kedekatan tribun dengan lapangan pertandingan.

Fasilitas tambahan yang direncanakan mencakup ruang serbaguna untuk berbagai acara besar seperti konser, serta penambahan restoran, pusat kebugaran, dan ruang untuk kebutuhan kongres. Semua ini bertujuan meningkatkan fungsi stadion di luar hari pertandingan.

"UD Las Palmas akan menjadi pengelola tunggal stadion hingga tahun 2086," demikian kesepakatan yang tercapai antara klub dan otoritas setempat, dilansir dari berbagai laporan media terkait.