PORTAL7.CO.ID - Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, baru-baru ini menegur seorang pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diduga mengonsumsi narkoba. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 10 April, di Kantor KONI Sumut saat berlangsungnya seremoni pemberian tali asih bagi atlet berprestasi SEA Games 2025.

Tindakan gubernur ini bermula dari laporan yang diterima di lokasi kejadian. Dilansir dari Detikcom, Bobby Nasution mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut dan mengungkapkan kekecewaannya terhadap perilaku oknum pegawai yang digaji menggunakan anggaran daerah tersebut.

" Dia digaji pakai uang kita, dia itu pegawai kita, walaupun bukan langsung pegawai Pemerintah Provinsi, tapi BUMD, BUMD itu tetap uangnya dari Pemerintah Provinsi," kata Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara.

Penegasan mengenai status kepegawaian tersebut disampaikan Bobby di Kantor DPRD Sumut pada Rabu, 15 April 2026. Ia menilai tindakan mengonsumsi narkotika bagi seorang pelayan publik adalah hal yang sangat kontradiktif dengan statusnya sebagai penerima gaji dari negara.

" Masa sudah digaji, beli narkoba, kan nggak cocok ya," ucap Bobby Nasution.

Tindakan lebih lanjut segera diambil dengan melibatkan otoritas berwenang untuk mengamankan oknum tersebut. Bobby menjelaskan bahwa informasi mengenai kondisi pria itu diperolehnya secara langsung dari Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho yang juga berada di lokasi.

" Ya kan langsung diamanin sama BNN, itu yang kasih tahu saya Kepala BNN langsung, masa di atas kita lagi berprestasi di bawahnya (sakau)," tutur Bobby Nasution.

Setelah mendapatkan teguran dan diamankan, oknum pegawai BUMD tersebut langsung dibawa oleh pihak BNN untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam menangani kasus ini, Bobby Nasution menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa pegawai pemerintah menjalankan tugasnya dengan integritas dan profesionalisme. Tindakan tegas ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pegawai lainnya untuk selalu menjaga perilaku yang baik dan patuh pada hukum.