PORTAL7.CO.ID - Pasar logam mulia menunjukkan dinamika pergerakan yang cenderung melemah pada sesi perdagangan hari Senin, 9 Maret 2026. Pelemahan ini terjadi tipis meskipun pasar global tengah menghadapi beberapa tekanan signifikan dari faktor eksternal.

Harga perak spot tercatat mengalami koreksi ke bawah pada sesi perdagangan tersebut. Penurunan yang teramati sangat moderat, hanya mencapai 0,2% dari harga penutupan sesi sebelumnya.

Kondisi ini terjadi di tengah menguatnya mata uang Dolar Amerika Serikat di kancah perdagangan internasional. Penguatan Dolar secara historis cenderung memberikan tekanan pada harga komoditas yang dihargai dalam mata uang tersebut.

Selain itu, kenaikan harga minyak mentah global turut memberikan kontribusi pada dinamika pasar logam mulia. Lonjakan harga energi sering kali menjadi indikator sentimen risiko yang mempengaruhi investasi pada logam mulia seperti perak.

Dinamika yang terjadi pada hari Senin ini mengindikasikan adanya pergeseran sentimen investor terhadap aset safe haven. Meskipun koreksi terjadi, penurunan yang dicatat masih tergolong sangat tipis.

"Pasar logam mulia menunjukkan pergerakan yang cenderung melemah pada perdagangan hari Senin, 9 Maret 2026," dilansir dari JABARONLINE.COM.

Koreksi tipis ini terjadi meskipun dinamika pasar global sedang mengalami beberapa tekanan signifikan dari faktor ekonomi makro. Hal ini menunjukkan adanya resistensi harga perak terhadap tekanan jual.

"Penurunan yang teramati hanya sebesar 0,2% dari harga penutupan sebelumnya," kutipan tersebut menggarisbawahi betapa minimnya koreksi yang terjadi pada harga perak spot.

Pergerakan harga perak yang terbatas ini perlu dicermati lebih lanjut seiring dengan perkembangan kebijakan moneter Amerika Serikat dan kondisi geopolitik global. Faktor-faktor tersebut akan menentukan arah pergerakan selanjutnya di pekan ini.