Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mengambil langkah proaktif guna menjaga daya beli masyarakat. Sejumlah titik strategis kini menjadi lokasi pelaksanaan operasi pasar murah demi menekan laju inflasi daerah secara efektif. Inisiatif ini difokuskan untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan yang biasanya melonjak tajam menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap dinamika pasar yang mulai bergejolak. Operasi pasar tersebut dijadwalkan berlangsung cukup lama, yakni mulai dari tanggal 19 Februari hingga 10 Maret 2026 mendatang. Masyarakat dapat menemukan layanan ini di berbagai lokasi mulai dari pasar tradisional, area sekitar masjid, hingga fasilitas umum lainnya.

Fokus utama dari program intervensi ini adalah penyediaan bahan pokok penting yang sering menjadi pemicu utama kenaikan inflasi daerah. Komoditas yang dijual meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, hingga telur ayam dengan harga yang jauh lebih terjangkau dari harga pasar. Langkah nyata ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga yang signifikan.

Anang Taufik menjelaskan bahwa operasi pasar ini adalah bagian dari strategi besar untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan permintaan konsumen. "Operasi pasar ini sebagai langkah strategis menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri," ungkapnya. Beliau menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap terjadi setiap tahun.

Intervensi harga ini dinilai sangat krusial mengingat tren konsumsi masyarakat yang selalu meningkat tajam setiap memasuki momen hari besar keagamaan. Tanpa adanya pengawasan dan operasi pasar, potensi kenaikan harga yang tidak terkendali dapat menurunkan kesejahteraan warga secara umum. Oleh karena itu, ketersediaan stok pangan di wilayah Lamongan dijamin akan tetap aman melalui pengawasan ketat dari pihak terkait.

Keberhasilan agenda besar ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dengan berbagai instansi di tingkat provinsi. Diskoperindag Lamongan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur serta Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaannya. Selain fungsi ekonomi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat setempat.

Pada akhir keterangannya, Anang mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat Lamongan dapat memanfaatkan program ini dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan harian. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga bahan pokok secara intensif hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri usai. Dengan adanya operasi pasar yang masif, diharapkan inflasi di Lamongan tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/operasi-pasar-lamongan-stabilkan-harga-ramadan