Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan mengambil langkah proaktif dalam menyambut momentum besar keagamaan tahun 2026. Mereka secara resmi meluncurkan inisiatif penyediaan layanan penukaran uang tunai di berbagai lokasi strategis. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang kartal di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.

Sebanyak 120 titik layanan penukaran telah disiapkan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efisien. Penempatan titik-titik tersebut bertujuan untuk mempermudah akses warga yang ingin mendapatkan uang pecahan baru. Program ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Inisiatif strategis ini merupakan bagian integral dari program nasional bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri atau SERAMBI 2026. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menjamin ketersediaan uang tunai yang layak edar di seluruh wilayah provinsi. Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas distribusi uang rupiah agar tetap lancar sepanjang periode hari raya tersebut.

Kepala KPw BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan puluhan ribu paket uang baru. Secara spesifik, tersedia 26.143 paket penukaran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum melalui mekanisme yang telah diatur. Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat acara seremoni pembukaan program SERAMBI di Kota Makassar pada Jumat (20/6/2026).

Kehadiran layanan resmi ini diharapkan mampu menekan potensi peredaran uang palsu yang sering marak menjelang lebaran. Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan penukaran uang di tempat resmi yang telah disediakan oleh perbankan. Dengan demikian, keamanan dan keaslian uang yang diterima oleh warga dapat terjamin sepenuhnya oleh otoritas moneter.

Kegiatan peluncuran di Makassar tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah dan perwakilan instansi terkait. Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi serta Ketua MUI Sulsel Nadjamuddin Abduh Shafa tampak hadir memberikan dukungan penuh. Selain itu, jajaran pengurus Perbanas dan perwakilan perbankan lainnya juga ikut menyemarakkan pembukaan layanan tersebut.

Melalui persiapan yang matang ini, Bank Indonesia optimis kebutuhan uang tunai masyarakat Sulawesi Selatan akan terpenuhi dengan baik. Koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi kelancaran operasional di seluruh 120 titik penukaran yang tersedia. Harapannya, suasana Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lebih khidmat dengan dukungan ketersediaan uang rupiah yang mencukupi.