PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah konkret dalam menanggulangi pemukiman ilegal di bantaran rel dengan membangun hunian baru bagi warga di kawasan Senen. Program ini merupakan bagian dari upaya penataan kota dan peningkatan kualitas hidup masyarakat terdampak.
Sebanyak 324 kepala keluarga (KK) yang sebelumnya menempati area pinggir rel kini telah direlokasi ke hunian sementara. Mereka dijadwalkan segera menempati rumah pengganti yang telah disiapkan oleh pemerintah, menandai babak baru kehidupan mereka.
Proyek pembangunan ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Badan Pengelola (BP) BUMN. Kolaborasi antarlembaga ini menunjukkan komitmen serius dalam penyediaan infrastruktur permukiman yang layak.
Lahan seluas 5.600 meter persegi milik Angkasa Pura telah dialokasikan untuk menjadi lokasi pembangunan rumah-rumah pengganti ini. Penentuan lokasi ini diharapkan dapat memfasilitasi aksesibilitas warga ke fasilitas publik.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan secara rinci mengenai spesifikasi hunian baru tersebut melalui unggahan media sosialnya pada hari Sabtu, 3 April 2026. Informasi ini memberikan transparansi mengenai standar rumah yang akan diterima warga.
Perwakilan dari PT Hutama Karya, salah satu BUMN konstruksi yang terlibat dalam proyek ini, menjelaskan detail ukuran dan fasilitas dasar rumah warga. Spesifikasi ini penting untuk diketahui oleh calon penghuni baru.
"Satu rumah itu ukurannya 4,5x4,5 meter. Hanya satu ruangan plong gitu pak. Hanya dilengkapi dengan 2 tempat tidur dan lemari serta kipas angin," ungkap perwakilan Hutama Karya.
Total 324 unit rumah tersebut akan dirancang dalam dua bagian terpisah dalam kawasan permukiman baru. Selain unit hunian, desain area juga mengintegrasikan ruang terbuka hijau yang akan berfungsi sebagai taman bermain bagi anak-anak.
Fasilitas esensial seperti pasokan air bersih yang terjamin dari PDAM dan sambungan listrik dipastikan akan tersedia di setiap unit rumah. Hal ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan kondisi hunian sebelumnya.