PORTAL7.CO.ID - Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (PERIKHSA), Bambang Soesatyo, secara resmi mengukuhkan kepengurusan komunitas Jeep PERIKHSA 4x4. Acara peresmian ini dilangsungkan di Parle Senayan, Jakarta, pada Sabtu (18/4/2026) sebagai wadah bagi para pemilik mobil off-road yang memegang Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (IKHSA).
Pembentukan organisasi ini bertujuan untuk menyelaraskan hobi otomotif yang menantang dengan tanggung jawab besar dalam penggunaan senjata api. Melansir informasi yang dilansir dari Detik Oto, kegiatan pengukuhan tersebut juga dirangkaikan dengan agenda Halal Bihalal untuk mempererat silaturahmi antaranggota PERIKHSA.
Sejumlah tokoh nasional turut memperkuat jajaran kepengurusan, termasuk Mantan Panglima TNI Marsekal TNI (P) Hadi Tjahjanto yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Selain itu, hadir pula tokoh-tokoh seperti Nanan Soekarna, Hercules Rosario Marshal, serta Presiden PERIKHSA 4x4 Malik Bawazier dalam acara tersebut.
"Pengukuhan PERIKHSA 4x4 COMMUNITY harus dimaknai sebagai upaya menyatukan hobi dengan tanggung jawab. Off road melatih ketangguhan, sementara kepemilikan senjata api bela diri menuntut disiplin tinggi. Keduanya harus berjalan seiring dalam koridor etika dan profesionalisme," kata Bamsoet.
Mantan Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa para pemegang izin senjata api merupakan kelompok warga negara terlatih yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas. Keberadaan mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kedaulatan negara saat menghadapi ancaman dari pihak luar.
"Karena pemilik izin khusus senjata api ini juga masuk dalam kategori warga negara yang terlatih yang harus siap berada di garda terdepan bersama masyarakat lainnya, menghadapi musuh dari luar yang hendak merongrong kedaulatan negara," ujar Bamsoet.
Integrasi nilai-nilai sosial ke dalam hobi otomotif menjadi perhatian utama dalam pembentukan komunitas ini, selaras dengan tren kegiatan off-road yang terus meningkat. Sebagai Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), ia memandang perlunya pembentukan karakter melalui aktivitas fisik dan mental yang menantang.
"Karena itu, PERIKHSA 4x4 COMMUNITY harus hadir membawa paradigma baru. Komunitas ini harus mampu membuktikan bahwa hobi ekstrem bisa menjadi sarana pembentukan karakter, solidaritas, sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat," ungkap Bamsoet.
Untuk menjaga integritas organisasi, pengetatan standar bagi anggota tetap diberlakukan melalui prosedur seleksi yang sangat ketat. Proses tersebut mencakup evaluasi mendalam pada aspek kesehatan dan psikologi guna memastikan kepatuhan penuh terhadap aturan kepemilikan senjata api di Indonesia.