PORTAL7.CO.ID - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali memulai rutinitas kerja pada Senin, 30 Maret 2026, setelah jeda libur hari raya Idulfitri. Aktivitas perdana pasca-libur diisi dengan pelaksanaan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, H. Ulyas Taha.
Kepala Kanwil Kemenag Sulut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan seluruh jajaran dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan Idulfitri sebelumnya dengan lancar. Apel pagi tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kembali fokus kerja seluruh pegawai setelah masa libur panjang.
Pada kesempatan apel perdana tersebut, dilaksanakan pula agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) bagi sejumlah pegawai yang telah memenuhi kriteria untuk promosi jenjang karir. Penyerahan SK ini menjadi wujud nyata penghargaan institusi atas kinerja dan dedikasi para abdi negara.
Kenaikan pangkat yang diberikan ini harus dimaknai sebagai sebuah amanah besar yang wajib disyukuri oleh setiap penerima. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulut kepada para penerima SK kenaikan pangkat.
"Kenaikan pangkat ini merupakan amanah yang wajib disyukuri," ujar H. Ulyas Taha. Ia juga secara tegas menuntut adanya peningkatan profesionalitas serta integritas yang lebih tinggi dari para penerima dalam menjalankan seluruh tugas kedinasan mereka ke depan.
Selain fokus pada aspek internal kepegawaian, H. Ulyas Taha juga mengalihkan perhatian pada isu-isu eksternal yang mempengaruhi stabilitas nasional dan global. Ia mengimbau seluruh ASN untuk mulai mengadopsi pola hidup yang lebih hemat sebagai langkah antisipatif.
Kewaspadaan ini sangat ditekankan menyusul perkembangan ketegangan hubungan internasional, khususnya antara Iran dan Amerika Serikat. Dinamika geopolitik tersebut diprediksi dapat memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas kondisi ekonomi di masa mendatang.
"ASN harus mulai menerapkan pola hidup hemat sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika global, khususnya perkembangan hubungan antara Iran dan Amerika Serikat yang berpotensi berdampak pada kondisi ekonomi," ungkap H. Ulyas Taha.
Sebagai penutup arahannya, Kakanwil juga memberikan informasi penting terkait agenda nasional yang akan diselenggarakan di Manado. April 2026 mendatang, Manado akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Paskah Nasional.