PORTAL7.CO.ID - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026, memicu respons serius dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. Beliau segera menekan kementerian dan lembaga terkait untuk mengedepankan tindakan tanggap darurat pasca peristiwa tersebut.
Fokus utama desakan Ketua DPR adalah memastikan keselamatan seluruh warga yang berada di wilayah terdampak langsung oleh guncangan kuat tersebut. Selain itu, langkah antisipatif terhadap potensi gempa susulan dan gelombang tsunami kecil juga menjadi perhatian utama.
Puan Maharani secara spesifik meminta agar tim pencarian dan pertolongan (SAR) segera dikerahkan untuk menyisir area-area yang dilaporkan mengalami dampak terparah. Permintaan ini muncul mengingat adanya laporan mengenai munculnya tsunami kecil di beberapa titik pesisir pantai pasca gempa.
Pernyataan tegas ini disampaikan Puan Maharani langsung dari Jakarta, seperti yang dilansir dari Antara. Sorotan terhadap respons cepat dari setiap instansi pemerintah menjadi landasan utama dalam arahan yang beliau berikan.
Gempa yang terjadi pada pukul 05.48 WITA tersebut dirasakan intensitasnya tidak hanya di Sulawesi Utara tetapi juga menjalar hingga ke wilayah Maluku Utara. Laporan awal bencana ini mengindikasikan adanya korban jiwa akibat runtuhnya bangunan.
Mengenai dampak korban jiwa, Puan Maharani menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. "Kami menyampaikan keprihatinan dan dukacita mendalam atas bencana gempa bumi di Sulawesi Utara dan sekitarnya yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa," ujar Puan.
Lebih lanjut, Ketua DPR menginstruksikan pemerintah daerah di zona terdampak untuk segera mempersiapkan titik-titik evakuasi yang aman bagi warga. Prioritas penyaluran bantuan logistik, khususnya bagi kelompok masyarakat yang paling rentan, juga harus segera diimplementasikan.
Masyarakat juga diimbau untuk menjaga ketenangan sambil tetap waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi atau berita bohong yang mungkin beredar pasca bencana. Peringatan khusus diberikan kepada warga yang bermukim di wilayah pesisir.
Puan menyarankan agar warga pesisir untuk sementara waktu menjauhi area pantai sebagai langkah pencegahan dini terhadap kemungkinan gelombang susulan. "Ia juga mengingatkan pentingnya mencari pertolongan kepada pihak berwenang jika dibutuhkan," demikian penekanan yang disampaikan.