PORTAL7.CO.ID - Tim Nasional Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan dalam peta persaingan sepak bola Asia Tenggara, bahkan diperkirakan memiliki keunggulan tipis atas Thailand dan Vietnam jika skuad terbaiknya diturunkan. Meski demikian, tantangan besar masih menanti ketika harus bersaing di level kompetisi Asia yang lebih tinggi.
Kini, fokus PSSI tertuju pada persiapan FIFA Matchday Juni 2026, di mana mereka secara serius menjajaki kemungkinan untuk menghadapi tim sekaliber Italia sebagai lawan uji coba. Rencana ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan peringkat Tim Garuda di kancah internasional.
Menurut pandangan Jernej Kamensek, seorang agen pemain dan pakar sepak bola asal Slovenia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif tipis dibandingkan dua rival utama mereka, Vietnam dan Thailand. Pernyataan ini disampaikan oleh Kamensek pada tanggal 9 April 2026, meskipun ia mengakui keterbatasan data pertandingan terbaru kedua tim tersebut.
Saat ini, Indonesia berada di urutan ke-122 dalam ranking FIFA, menempatkan mereka sebagai tim ketiga terbaik di Asia Tenggara, di bawah Thailand (peringkat 93) dan Vietnam (enam tingkat di bawah Thailand).
Kamensek menyoroti bahwa tantangan terbesar bagi Timnas Indonesia adalah konsistensi dalam menyusun kekuatan maksimal saat menghadapi turnamen regional seperti Piala AFF. Hal ini disebabkan karena Piala AFF tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA.
"Piala AFF tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga klub-klub Eropa enggan melepaskan pemain keturunan Indonesia yang berkarier di sana," ujar Kamensek.
Lebih lanjut, Kamensek mengungkapkan keraguannya mengenai perkembangan kualitas yang stabil bagi tim-tim di luar peringkat 80 besar FIFA, termasuk Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Ia merasa sulit bagi mereka untuk mencapai peningkatan kualitas yang konsisten.
Indonesia, bersama Singapura, Thailand, dan Vietnam, akan menjadi perwakilan Asia Tenggara di Piala Asia 2027 mendatang di Arab Saudi. Kamensek memperkirakan bahwa tim-tim Asia Timur yang lolos ke Piala Dunia 2026, seperti Jepang, Iran, dan Uzbekistan, memiliki sistem pembinaan usia muda yang jauh lebih matang.
Dalam konteks pengundian Piala Asia 2027, Indonesia kemungkinan besar akan menempati Pot 4 atau grup unggulan terbawah, yang berarti mereka berpotensi bertemu dengan lawan-lawan berat dari Pot 1 dan Pot 2.