PORTAL7.CO.ID - Kemeriahan puncak perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 mencapai titik tertinggi saat kontingen asal Kota Pontianak menggebrak panggung budaya. Ribuan pasang mata yang memadati Lapangan Banteng, Jakarta, pada Sabtu (28/2/2026) dibuat terpukau oleh aksi panggung yang spektakuler. Kehadiran naga khas Kota Khatulistiwa menjadi magnet utama dalam perhelatan berskala nasional tersebut.

Naga yang menjadi ikon Pontianak tersebut tampil sangat energik mengikuti dentuman irama tambur yang bertalu-talu. Gerakannya yang lincah dan dinamis di bawah langit Jakarta memancing sorak-sorai penonton yang antusias menyaksikan tarian naga berwarna cerah itu. Tidak hanya atraksi fisik, pertunjukan ini juga menyisipkan pesan mendalam tentang kekayaan budaya daerah yang tetap terjaga.

Selain tarian naga, delegasi dari Kalimantan Barat ini turut memamerkan ragam busana adat dari etnis Tionghoa, Melayu, dan Dayak. Kombinasi tiga identitas budaya utama ini sengaja ditampilkan untuk merepresentasikan wajah multikultural yang melekat kuat pada Kota Pontianak. Harmoni tersebut dikemas secara apik dalam balutan parade yang menunjukkan kerukunan antar etnis di hadapan publik nasional.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menegaskan bahwa partisipasi mereka dalam Harmoni Imlek Nusantara merupakan manifestasi dari persatuan bangsa. Beliau menyatakan bahwa pesan yang disampaikan Presiden dalam acara tersebut sangat relevan dengan realitas masyarakat Pontianak yang majemuk. "Momentum ini memperlihatkan bahwa perbedaan adalah kekuatan," ujarnya kepada detikcom pada Minggu (1/3/2026).

Konsep bertajuk 'Tenun Persaudaraan di Tanah Khatulistiwa' atau *The Weave of Brotherhood on Equatorial Land* menjadi narasi utama yang diusung. Gagasan ini menggambarkan betapa eratnya kehidupan sosial masyarakat di Pontianak yang saling berdampingan meski memiliki latar belakang berbeda. Pemerintah setempat berkomitmen penuh untuk terus merawat nilai solidaritas dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada.

Pontianak memang dikenal sebagai daerah yang secara konsisten menyelenggarakan perayaan Imlek dan Cap Go Meh setiap tahunnya. Keikutsertaan dalam ajang nasional ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarwilayah dalam menjaga toleransi sosial. Melalui parade naga, kota ini ingin membuktikan bahwa harmoni adalah kenyataan hidup yang terus dijaga, bukan sekadar atraksi budaya.

Bahasan berharap semangat yang terpancar dari Harmoni Imlek Nusantara 2026 dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Beliau menekankan agar nilai gotong royong dan kemanusiaan terus dihidupkan dalam keseharian, bukan hanya saat seremonial berlangsung. Persatuan diharapkan menjadi perekat kuat bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/pontianak-tampilkan-naga-harmoni-imlek-nusantara