Persela Lamongan berhasil mencuri satu poin penting setelah menahan imbang tamunya, Barito Putera, dengan skor kacamata 0-0. Laga ketat ini tersaji dalam lanjutan kompetisi Championship musim 2025/2026. Hasil ini menjadi modal berharga bagi Laskar Joko Tingkir saat menjamu tim papan atas tersebut di kandang sendiri.

Pertandingan sengit tersebut dihelat di markas Persela, Stadion Surajaya, Lamongan, pada Minggu, 11 Januari 2026. Meskipun bermain di hadapan pendukung sendiri, Persela harus bekerja keras menahan gempuran tim tamu yang lebih diunggulkan. Kedua tim menunjukkan disiplin tinggi di lini pertahanan, sehingga menyulitkan terciptanya peluang gol yang bersih sepanjang 90 menit.

Sejak peluit awal dibunyikan, permainan berjalan dengan tempo yang cenderung sedang, namun intensitas perebutan bola di lini tengah sangat tinggi. Barito Putera datang ke Lamongan dengan status sebagai salah satu tim unggulan yang diisi banyak pemain berpengalaman. Menghadapi kekuatan tersebut, Persela mengandalkan kolektivitas dan semangat juang tinggi yang mereka tunjukkan.

Pelatih kepala Persela, Bima Sakti, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya dalam laga tersebut. Menurutnya, hasil imbang tanpa gol melawan tim sekelas Barito Putera patut disyukuri sebagai hasil dari kerja keras para pemain. Bima Sakti menegaskan bahwa poin ini membuktikan bahwa Persela memiliki mentalitas yang kuat untuk bersaing di kompetisi tertinggi.

Tambahan satu poin ini sedikit memperbaiki posisi Persela di tabel klasemen sementara Championship 2025/2026. Meskipun gagal meraih kemenangan di kandang, hasil ini memberikan dorongan moral yang besar bagi tim. Mereka berhasil membuktikan bahwa pertahanan mereka sulit ditembus oleh tim dengan lini serang yang tajam.

Setelah meraih hasil imbang yang melegakan ini, skuad Persela Lamongan tidak memiliki waktu istirahat yang panjang. Bima Sakti dijadwalkan langsung memimpin sesi latihan untuk mempersiapkan laga tandang pekan depan. Fokus utama evaluasi adalah efektivitas serangan, mengingat kesulitan mereka dalam menciptakan peluang matang di laga kandang ini.

Secara keseluruhan, hasil 0-0 ini mencerminkan keseimbangan kekuatan kedua tim, terutama di lini tengah dan pertahanan. Barito Putera gagal memanfaatkan status unggulan mereka, sementara Persela sukses mengamankan gawangnya dari kebobolan. Pertandingan berakhir tanpa gol, namun meninggalkan catatan positif tentang soliditas lini belakang Persela Lamongan.