PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng telah menyiapkan alokasi dana signifikan, yakni hampir Rp 70 miliar, khusus untuk membiayai proyek perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya. Program pembangunan vital ini direncanakan akan mulai dikerjakan pada bulan Mei 2026 mendatang.

Saat ini, proyek perbaikan jalan tersebut telah memasuki tahap lelang atau tender untuk menentukan kontraktor pelaksana. Tahap ini krusial mengingat kerusakan terjadi di sejumlah titik strategis yang memerlukan penanganan segera.

Dilansir dari Detikcom pada Jumat (24/4/2026), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PU-Perkim) Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, memberikan rincian mengenai cakupan pekerjaan tersebut. Total panjang ruas jalan yang menjadi target perbaikan tahun ini diperkirakan mencapai antara 25 hingga 30 kilometer.

Adiptha menjelaskan perkembangan terkini mengenai jadwal pelaksanaan proyek perbaikan jalan tersebut. "Sekarang sudah masuk proses tender dengan panjang penanganan hampir 25 sampai 30 kilometer. Astungkara bulan Mei sudah mulai bekerja," ujar Adiptha, Jumat (24/4/2026).

Prioritas utama dalam program ini difokuskan pada kawasan perkotaan yang memiliki intensitas lalu lintas sangat tinggi. Jalur-jalur utama yang sering dilalui oleh kendaraan berat seperti truk menjadi sasaran utama perbaikan karena tingkat kerusakannya yang dinilai cukup parah.

Jalan-jalan vital di pusat kota seperti Jalan Pattimura dan Jalan Gajah Mada telah masuk dalam daftar utama yang akan segera dibenahi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga dan distribusi barang di pusat aktivitas Buleleng.

"Di dalam kota seperti Jalan Pattimura karena bebannya berat, banyak dilalui truk dan kondisinya sudah rusak, itu segera kami tangani. Kemudian Jalan Gajah Mada juga," jelas Adiptha mengenai fokus penanganan di area perkotaan.

Selain area perkotaan, distribusi perbaikan jalan juga akan merata menjangkau wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Buleleng. Penanganan ini mencakup Kecamatan Kubutambahan, Seririt, Banjar, Sawan, hingga Gerokgak.

Adiptha menambahkan bahwa penanganan tidak hanya berfokus pada jalan raya saja, tetapi juga mencakup perbaikan dua jembatan di wilayah Kecamatan Sawan. "Penanganannya tersebar, jadi merata di 10 kecamatan di Buleleng," imbuh Adiptha.