PORTAL7.CO.ID - Kementerian Sosial Republik Indonesia mengintensifkan upaya distribusi bantuan sosial (bansos) pada akhir Maret 2026. Percepatan ini difokuskan untuk menuntaskan penyaluran kuota reguler Tahap 1, khususnya gelombang kedua yang telah dijadwalkan.
Langkah strategis ini mencakup distribusi bantuan penebalan pangan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar. Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan penerima baru yang datanya telah tervalidasi ulang melalui sistem pemutakhiran data.
Dilansir dari Bansos, realisasi penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini telah mencapai progres yang signifikan. Data terbaru menunjukkan bahwa capaian program perlindungan sosial ini mendekati target sasaran nasional yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sekitar tiga juta penerima manfaat baru dilaporkan mulai melakukan pencairan bantuan pada pekan ini. Mayoritas penerima baru ini adalah mantan peserta program Bantuan Langsung Tunai Kesra tahun 2025 yang masuk kategori kesejahteraan Desil 1 hingga Desil 4.
Pemerintah menerapkan proses filtrasi yang ketat berdasarkan peringkat desil untuk memastikan ketepatan sasaran bantuan. KPM lama yang teridentifikasi berada pada Desil 5 hingga Desil 10 akan mengalami penghentian kepesertaan secara otomatis.
Posisi KPM yang dihentikan tersebut akan digantikan oleh warga lain yang berada pada desil lebih rendah atau yang lebih membutuhkan bantuan pemerintah. Bagi KPM yang bertransisi dari PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), status SIKS-NG mereka kini tercatat sebagai Berhasil Cek Rekening.
Perubahan status tersebut menandakan bahwa proses undangan pembukaan rekening kolektif atau pencetakan kartu KKS akan segera didistribusikan oleh bank penyalur. Hal ini bertujuan untuk mempermudah mekanisme transaksi bantuan di masa mendatang bagi para penerima.
"Penyaluran bansos di penghujung Maret ini merupakan upaya sistematis untuk memastikan seluruh kuota, baik PKH maupun BPNT, terpenuhi sebelum memasuki tahap kedua tahun 2026," ujar narator YouTube Cek Bansos.
Pihak terkait juga mengimbau masyarakat untuk secara proaktif melakukan pengecekan peringkat desil masing-masing melalui kanal resmi yang telah disediakan pemerintah. Langkah mandiri ini sangat penting untuk memastikan status kepesertaan warga tetap aktif.