PORTAL7.CO.ID - Jack Draper, petenis yang sempat menyandang status nomor satu Inggris, kini tengah berjuang keras dalam fase pemulihan intensif pasca cedera lengan yang cukup parah. Kondisi ini memaksa Draper absen dari lapangan hijau dalam sebagian besar akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026.

Perkembangan terbaru menunjukkan optimisme baru, terutama setelah Draper berhasil mempertahankan gelarnya di Indian Wells, memberikan suntikan moral signifikan bagi sang atlet. Pemulihan yang menjanjikan ini menjadi fokus utama timnya menjelang paruh kedua musim kompetisi.

Akar masalah cedera ini mulai terasa pada musim lapangan tanah liat tahun 2025, ketika Draper merasakan ketidaknyamanan saat melakukan servis dengan lengan kirinya. Setelah menjalani diagnosis mendalam, ditemukan adanya memar tulang pada tulang humerus yang membentang dari area bahu hingga siku.

Akibat diagnosis tersebut, Draper harus menepi selama tujuh minggu penuh setelah gelaran Wimbledon berakhir dan terpaksa menarik diri dari AS Terbuka hanya setelah satu pertandingan pembuka. Situasi ini membuatnya tidak aktif di level tur profesional selama lima bulan penuh, terhitung sejak bulan Desember 2025.

Keputusan sulit diambil Draper untuk melewatkan seluruh rangkaian Australia Terbuka 2026 demi memprioritaskan proses rehabilitasi secara menyeluruh di fase akhir pemulihan. Statistik performanya sepanjang tahun 2025 memang menunjukkan kemunduran signifikan, meski sebelumnya ia mencatatkan rekor 30 kemenangan berbanding 9 kekalahan.

Pada awal tahun 2026, Draper kembali berkompetisi di Dubai Tennis Championships, menandai kembalinya ia ke arena kompetitif. Dalam laga pembuka, ia berhasil menumbangkan Quentin Halys dengan mencetak 13 ace, menunjukkan bahwa servis yang telah ia rombak mulai menunjukkan hasil positif.

Mengenai respons lengannya, Draper memberikan pandangan optimis setelah pertandingan tersebut. "Ia menggambarkan lengannya merespons 'sangat, sangat baik'," ujar Draper, yang sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya untuk dapat bermain secara berkelanjutan.

Kabar baik lainnya adalah bahwa proses pemulihan Draper tidak memerlukan intervensi operasi bedah, sehingga tim dapat fokus pada rehabilitasi yang lebih hati-hati. Mereka mengadopsi pendekatan yang berfokus pada peningkatan ketahanan fisik dan peningkatan performa secara holistik.

Fase rehabilitasi ini turut dibantu oleh pelatih baru, Jamie Delgado, yang memiliki rekam jejak panjang bersama petenis papan atas seperti Andy Murray. Selain itu, Draper juga melakukan perubahan penampilan fisik dengan memangkas rambutnya menjadi cepak, melambangkan penataan ulang mental.