PORTAL7.CO.ID - Paris FC dijadwalkan menjamu AS Monaco pada lanjutan pekan ke-29 Ligue 1, Jumat, 10 April 2026, pukul 19.00 waktu setempat. Meskipun Paris FC belum terkalahkan sejak ditangani Antoine Kombouaré, mereka menghadapi tantangan besar melawan sang tamu.
AS Monaco tengah menikmati periode emas dalam performa mereka di kompetisi domestik. Tim tamu tercatat telah meraih tujuh kemenangan beruntun menjelang duel krusial di kandang Paris FC tersebut.
Pelatih Paris FC, Antoine Kombouaré, menyambut laga ini sebagai tolok ukur sejati bagi perkembangan timnya di bawah asuhannya. Ia mengakui bahwa secara statistik, Monaco lebih unggul dalam jangka panjang.
Kombouaré menyampaikan pandangannya mengenai perbedaan capaian akhir musim antara kedua tim, namun menekankan potensi kejutan dalam satu pertandingan. "Seperti yang saya katakan kepada para pemain, kami tahu bahwa pada akhir musim Monaco akan berada di depan kami, tetapi dalam satu pertandingan… segalanya mungkin terjadi," ujarnya, dilansir dari L'Equipe.
Ia menggarisbawahi bahwa semangat kompetisi dan keindahan olahraga terletak pada ketidakpastian hasil akhir. Semangat inilah yang ingin ia tanamkan kepada skuadnya menjelang pertemuan melawan tim sekuat Monaco.
"Itulah keindahan dalam olahraga dan terutama dalam sepak bola. Idenya adalah memainkan pertandingan yang sesungguhnya, itu menarik. Ini bukan soal ujian, tetapi kami adalah manusia seperti mereka, sebelas lawan sebelas. Kami siap dan kami ingin bertarung," tutur Kombouaré.
Kombouaré melihat pertemuan ini sebagai "peluang fantastis" mengingat status Monaco sebagai tim terbaik di paruh kedua musim Ligue 1. Motivasi tinggi ini harus diimbangi dengan kewaspadaan penuh agar tidak kecolongan oleh keganasan lawan.
"Kami memiliki kesempatan untuk bermain melawan tim terbaik di fase kedua, ini adalah kesempatan fantastis. Ini sangat memotivasi dan menyenangkan. Tetapi kami harus siap, jika tidak, kami bisa dihukum," jelasnya.
Pelatih kepala Paris FC berharap timnya dapat memberikan perlawanan setara dan menciptakan masalah bagi Monaco, terutama karena mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Ia ingin timnya mampu merespons tekanan yang akan diberikan oleh skuad asuhan Sèbastien Pocognoli.