PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) kini tengah memacu perbaikan sejumlah infrastruktur jalan yang rusak. Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk persiapan matang dalam menyambut lonjakan arus mudik Lebaran 2026 mendatang. Fokus utama petugas adalah menutup lubang-lubang di jalan provinsi guna menjamin keselamatan para pengguna jalan.
Plt Kepala UPTD Workshop dan Peralatan, M. Naufal Afandi, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik telah dimulai di berbagai titik strategis, termasuk di wilayah Kota Jambi. Perbaikan ini menyasar jalan-jalan milik provinsi yang menjadi urat nadi mobilitas warga sehari-hari. Pemerintah berharap percepatan ini dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.
Dinas PUTR Jambi juga telah merampungkan inventarisasi titik kerusakan pada jalur-jalur yang diprediksi menjadi lintasan utama pemudik. Selain penambalan aspal, tim di lapangan juga memprioritaskan normalisasi drainase untuk mencegah genangan air saat hujan deras. Upaya menyeluruh ini dilakukan agar kondisi jalan tetap prima meskipun volume kendaraan meningkat drastis saat Idulfitri.
M. Naufal Afandi menegaskan bahwa seluruh rangkaian perbaikan ini adalah demi kepentingan publik yang lebih luas. “Ini sekedar langkah dengan bertujuan menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat arus mudik dan aktivitas menjelang Lebaran meningkat,” tuturnya. Beliau menambahkan bahwa akses jalan yang layak merupakan prioritas utama pemerintah daerah menjelang hari besar keagamaan.
Berdasarkan hasil identifikasi tim teknis, kerusakan yang ditemukan di lapangan mayoritas masuk dalam kategori perawatan ringan. Beberapa lokasi yang menjadi fokus penambalan aspal meliputi kawasan Jalan Nusa Indah hingga Jalan Kapten Pattimura. Selain itu, pembersihan saluran air juga dilakukan secara intensif di titik-titik rawan seperti depan Lippo Mall hingga kawasan Simpang Rimbo.
Tidak hanya terbatas di area perkotaan, Dinas PUTR juga akan menjangkau ruas jalan provinsi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Meskipun ketersediaan anggaran terbatas, penanganan dipastikan tetap dilakukan secara adil dengan mengedepankan asas manfaat bagi masyarakat. Koordinasi lintas sektoral terus diperkuat agar pemantauan terhadap potensi kerusakan baru akibat cuaca ekstrem dapat tertangani dengan cepat.
Seluruh target pengerjaan diharapkan rampung sepenuhnya sebelum puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah tiba. Naufal optimis bahwa kondisi jalanan di dalam kota akan jauh lebih rapi dan sistem drainase berfungsi optimal saat hari raya nanti. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada selama berkendara dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Sumber: Infonasional