Menjalankan ibadah puasa memerlukan kesiapan fisik yang prima agar produktivitas harian tetap terjaga dengan optimal. Perubahan pola makan dan tidur selama satu bulan penuh menuntut adaptasi tubuh yang terencana dengan baik.
Konsumsi karbohidrat kompleks saat sahur menjadi kunci utama untuk menyediakan cadangan energi yang stabil sepanjang hari. Selain itu, pemenuhan cairan minimal delapan gelas antara waktu berbuka hingga sahur sangat krusial guna mencegah dehidrasi.
Kebiasaan masyarakat yang sering mengonsumsi makanan manis secara berlebihan saat berbuka dapat memicu lonjakan gula darah secara mendadak. Hal ini sering kali menyebabkan rasa lemas dan kantuk yang mengganggu aktivitas ibadah maupun pekerjaan.