PORTAL7.CO.ID - Kompleks pemakaman bersejarah Ki Ageng Pandanaran, yang lebih dikenal sebagai Sunan Tembayat, terletak di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten. Lokasi ini tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir seorang ulama besar dari era Kesultanan Demak, tetapi juga menyimpan kekayaan arsitektur dari berbagai periode sejarah.

Sebagai penanda akses menuju makam utama, terdapat total delapan gapura yang tersebar di area kompleks tersebut. Keberadaan gapura-gapura ini menjadi saksi bisu perkembangan tata ruang dan pengaruh budaya di masa lalu.

Secara visual, arsitektur gapura-gapura ini menampilkan keragaman signifikan yang mencerminkan akulturasi budaya. Mayoritas gapura yang ada di kompleks pemakaman tersebut menunjukkan corak dan ciri khas arsitektur yang berakar kuat pada tradisi Hindu.

Namun, dinamika sejarah juga meninggalkan jejak pada pintu gerbang lainnya. Tiga dari delapan gapura tersebut diketahui mengadopsi gaya arsitektur yang lebih menekankan pada corak Mataram Islam.

Di antara deretan gapura yang ada, satu bangunan secara khusus diakui memiliki nilai historis tertinggi. Bangunan tersebut adalah Gapura Segara Muncar, yang diyakini sebagai struktur pintu gerbang tertua di seluruh kompleks makam Sunan Tembayat.

Informasi mengenai keberadaan dan karakteristik arsitektur gapura ini telah menjadi perhatian para sejarawan dan pemerhati cagar budaya. Temuan ini memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana Islamisasi di Jawa Tengah berinteraksi dengan warisan budaya sebelumnya.

Dilansir dari Detikcom, disebutkan bahwa mayoritas gapura di kompleks tersebut menunjukkan ciri khas arsitektur Hindu. Hal ini mengindikasikan kuatnya pengaruh kebudayaan pra-Islam yang masih dipertahankan dalam tata letak spiritual kompleks tersebut.

Selain itu, fakta bahwa tiga gapura lainnya mengadopsi gaya Mataram Islam juga diungkapkan. "Mayoritas gapura di kompleks tersebut menunjukkan ciri khas arsitektur Hindu, sementara tiga gapura lainnya mengadopsi gaya Mataram Islam," demikian informasi yang disampaikan.

Lebih lanjut, mengenai usianya yang paling tua, sumber berita tersebut menegaskan posisi Gapura Segara Muncar. "Di antara semua pintu masuk tersebut, Gapura Segara Muncar diakui sebagai bangunan yang memiliki usia paling tua," sebut sumber tersebut.