Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil yang sebenarnya memiliki dampak besar bagi spiritualitas kita. Menjaga adab saat makan dan sebelum tidur bukan sekadar rutinitas, melainkan benteng pertahanan dari pengaruh negatif setan. Dengan membiasakan doa, kita mengundang keberkahan Allah ke dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.
Banyak orang merasa sudah makan banyak namun tidak merasa kenyang, atau tidur lama tetapi tetap merasa lelah saat bangun. Hal ini bisa terjadi karena hilangnya keberkahan akibat campur tangan setan yang ikut menikmati aktivitas tersebut. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan agar kita selalu menyebut nama Allah guna menutup pintu bagi setan.
Rasulullah SAW memperingatkan kita tentang bagaimana setan dapat ikut serta dalam makanan yang tidak diawali dengan menyebut nama Allah Ta'ala.
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ الَّذِى لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ
Terjemahan: Sesungguhnya setan akan menikmati makanan yang tidak disebut nama Allah saat memulainya. (Hadis Riwayat Abu Dawud)
Para ulama sering berpesan agar kita tidak meremehkan amalan-amalan ringan seperti membaca doa sebelum beraktivitas. Boleh jadi, keridhaan Allah justru terletak pada ketaatan kita dalam menjalankan sunnah-sunnah yang tampak sederhana tersebut. Dengan menjaga adab, kita menunjukkan ketundukan penuh kepada syariat Islam dalam setiap sendi kehidupan.
Selain saat makan, penerapan adab juga sangat krusial dilakukan sebelum kita merebahkan diri untuk beristirahat di malam hari. Membaca Ayat Kursi merupakan salah satu benteng paling ampuh agar tidur kita terjaga dari gangguan setan hingga waktu subuh tiba. Kebiasaan mulia ini harus diajarkan kepada anak-anak sejak dini agar mereka terbiasa hidup dalam perlindungan Allah.
Mari kita mulai membenahi kualitas ibadah kita, termasuk dalam urusan makan dan tidur yang sering dianggap remeh. Tidur yang berkualitas dan makanan yang berkah akan memberikan energi positif bagi kita untuk beribadah lebih maksimal. Semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk tetap istiqamah dalam menjalankan seluruh tuntunan sunnah Rasulullah SAW.