PORTAL7.CO.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) berprestasi dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu, 25 April 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat di antara seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk memacu optimalisasi kinerja setiap daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Pemberian penghargaan ini dipandang sebagai instrumen manajemen pemerintahan yang penting untuk mengakui kerja keras para kepala daerah.
"Jadi, pemberian penghargaan merupakan salah satu metode untuk menciptakan iklim kompetitif agar daerah bisa memacu kinerjanya lebih optimal," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, dalam acara tersebut.
Mendagri Tito Karnavian menyoroti kompleksitas sistem pemerintahan Indonesia yang memiliki skala sangat luas, terdiri dari 38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten. Keragaman ini tentu membawa tantangan yang berbeda-beda di setiap wilayah.
"Di satu sisi kita bangga dengan negara yang besar dan luas, dan sistem pemerintahan yang banyak, di sisi lain ini menimbulkan kompleksitas juga dengan berbagai permasalahan daerah masing-masing," sambung Tito Karnavian.
Lebih lanjut, Tito mengakui adanya variasi dalam efektivitas kepemimpinan di antara para kepala daerah yang ada. Meskipun semua memiliki kewenangan penuh, hasil kerja dan kemampuan dalam memimpin tetap beragam di lapangan.
"Ada kepala daerah yang tentunya bagus, ada juga yang mungkin rata-rata air, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya," ujar Tito Karnavian, menggarisbawahi perlunya peningkatan kapasitas.
Terkait kasus hukum yang menjerat sebagian pejabat daerah, Mendagri menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh digunakan untuk menilai negatif seluruh pemimpin daerah. Ia menekankan bahwa masih banyak kepala daerah yang menunjukkan integritas tinggi.
"Nah memang kita prihatin dengan ada beberapa sahabat-sahabat kita, kolega-kolega kita yang terkena masalah hukum," ujar Tito Karnavian, mengungkapkan keprihatinannya atas kasus yang terjadi.