PORTAL7.CO.ID - Manchester City dilaporkan tengah mengambil langkah strategis demi mengamankan aset berharga mereka di lini tengah, yaitu gelandang andalan asal Spanyol, Rodri. Langkah ini merupakan respons cepat atas menguatnya rumor ketertarikan dari klub raksasa Eropa, Real Madrid, menjelang bursa transfer musim panas mendatang.
Demi menjaga stabilitas tim di bawah asuhan Pep Guardiola, manajemen The Citizens berupaya keras memastikan masa depan Rodri, yang kontraknya saat ini dijadwalkan berakhir pada tahun 2027. Perpanjangan kontrak ini dipandang krusial untuk mengikat sang pemain lebih lama di Etihad Stadium.
Upaya perpanjangan kontrak ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menepis segala bentuk godaan yang mungkin datang dari klub-klub elite lain, khususnya dari Madrid yang sangat membutuhkan sosok jangkar di lini tengah mereka.
Namun, hingga saat ini situasi mengenai masa depan Rodri di Manchester City masih belum menemukan titik terang final yang memuaskan semua pihak. Jika sang pemain menolak proposal perpanjangan yang diajukan, City kemungkinan besar akan menetapkan harga jual yang sangat tinggi pada bursa transfer musim panas ini.
Ada pula opsi lain yang bisa diambil oleh Manchester City, yaitu mempertahankan Rodri hingga kontraknya benar-benar berakhir pada tahun 2027, meskipun ini berarti risiko kehilangan sang pemain secara gratis di kemudian hari.
Pelatih kepala Pep Guardiola diketahui sangat berharap Rodri tetap menjadi bagian integral dari proyek tim di musim-musim mendatang. Peran Rodri dalam menjaga keseimbangan dan ritme permainan di lini tengah dianggap sangat vital bagi ambisi City meraih gelar domestik maupun Eropa.
Meskipun demikian, performa Rodri pada musim 2025-26 menunjukkan adanya penurunan yang cukup signifikan dibandingkan performa gemilangnya di musim sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah ia sempat mengalami cedera lutut serius pada September 2024 lalu.
"Meski telah kembali merumput pada Mei 2025, Rodri masih berjuang keras untuk menemukan kembali kondisi fisik terbaiknya," demikian disebutkan dalam analisis perkembangan sang pemain pasca cedera.
Faktor usia juga mulai menjadi pertimbangan penting dalam diskusi internal klub, mengingat Rodri akan memasuki usia 30 tahun pada Juni 2026. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan sang gelandang untuk mempertahankan puncak performa seperti yang ia tunjukkan beberapa musim sebelumnya.