PORTAL7.CO.ID - Masa tugas Igor Tudor sebagai pelatih sementara Tottenham Hotspur harus berakhir prematur setelah ia hanya menjabat selama 44 hari. Keputusan pemecatan ini menambah daftar panjang pergantian nakhoda yang dialami klub London Utara tersebut.
Tudor, yang kini berusia 47 tahun, resmi ditunjuk sebagai pengganti sementara Thomas Frank pada 14 Februari 2026. Keputusan mendadak ini mengindikasikan adanya urgensi di internal klub untuk segera mencari solusi di sisa musim.
Kepelatihan Tudor di Spurs ternyata merupakan pengalaman yang serupa dengan apa yang pernah ia alami sebelumnya saat bertugas di Juventus. Kedua periode tersebut sama-sama berakhir dengan pemutusan kontrak dalam waktu yang relatif singkat.
Selama periode singkatnya memimpin Tottenham Hotspur, Tudor hanya sempat mendampingi tim dalam tujuh pertandingan resmi. Hasilnya pun kurang memuaskan dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Performa buruk ini terjadi ketika Tottenham Hotspur sedang berjuang keras di Premier League musim 2025/2026. Hingga pekan ke-31, klub berjuluk The Lilywhites ini masih berkutat di zona bawah.
Tottenham Hotspur saat itu terdampar di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 30 poin. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya situasi yang dihadapi Tudor sejak awal kedatangannya.
Kompetisi Premier League memang terkenal sangat kejam terhadap para pelatih yang dianggap gagal memberikan hasil instan, bahkan nama besar seperti Jose Mourinho pun pernah merasakan pahitnya pemecatan. Situasi ini menggambarkan kerasnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Berbagai catatan pemecatan pelatih dengan masa tugas singkat telah terjadi di Liga Inggris, dan kisah Tudor menambah daftar tersebut. Beberapa pelatih lain diketahui memiliki catatan masa jabatan yang bahkan lebih singkat dari yang dialami Tudor.
Menurut sumber dari Planetfootball, ada beberapa pelatih lain yang juga mengalami periode singkat dan sulit di klub Liga Inggris. Hal ini menjadi pelajaran bagi klub-klub yang mencari solusi cepat ketika performa tim menurun drastis.