PORTAL7.CO.ID - Otoritas resmi Lega Serie A akhirnya memberikan keputusan final mengenai status gol kedua yang tercipta dalam pertandingan antara Napoli melawan Cremonese. Keputusan ini dikeluarkan setelah sempat terjadi perdebatan teknis di kalangan pengamat dan publik sepak bola.
Keputusan resmi ini dirilis pada hari Jumat, 24 April 2026, setelah pertandingan tersebut usai digelar malam hari waktu setempat. Hal ini bertujuan untuk memberikan kejelasan mutlak terkait administrasi pertandingan yang sempat menjadi isu hangat.
Inti dari keputusan tersebut adalah penetapan siapa pencetak gol kedua Napoli dalam duel sengit kontra Cremonese tersebut. Keputusan ini menjadi penutup dari spekulasi yang berkembang sejak peluit akhir pertandingan dibunyikan.
Secara spesifik, Lega Serie A menetapkan bahwa gol tersebut diakui sebagai milik penyerang andalan Napoli, Rasmus Hojlund. Keputusan ini mengakhiri ketidakpastian mengenai pencatatan statistik resmi pertandingan tersebut.
Sebelumnya, gol tersebut menimbulkan kontroversi karena bola sempat memantul sebelum masuk gawang. Pantulan tersebut membuat sebagian pihak berargumen bahwa gol itu seharusnya dicatat sebagai gol bunuh diri dari pemain lawan.
"Pihak otoritas Lega Serie A telah mengeluarkan keputusan resmi mengenai status gol kedua Napoli dalam pertandingan kontra Cremonese yang berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 malam waktu setempat," Dikutip dari JABARONLINE.COM.
Keputusan ini memang sangat krusial untuk memastikan keabsahan statistik akhir pertandingan yang melibatkan dua klub penting di kompetisi tersebut. Pasalnya, perbedaan pencatat gol bisa berdampak pada rekor individu pemain.
"Keputusan ini penting untuk mengakhiri perdebatan teknis yang sempat mencuat pasca pertandingan usai," Dikutip dari JABARONLINE.COM.
Penetapan gol kepada Rasmus Hojlund menegaskan bahwa sentuhan akhir atau kontribusi dominan dari sang striker telah diakui secara resmi oleh badan pengatur liga. Hal ini menyelesaikan narasi yang sempat berkembang bahwa gol tersebut merupakan kegagalan pertahanan lawan.