PORTAL7.CO.ID - Bintang Santos, Neymar, kembali menjadi sorotan utama dalam kancah sepak bola Brasil setelah terlibat dalam sebuah insiden kontroversial di lapangan hijau. Kejadian ini secara langsung berdampak pada ketersediaannya untuk pertandingan krusial yang akan datang.
Insiden tersebut terjadi pada lanjutan kompetisi Brasileirao, ketika Santos menjamu tim Remo pada tanggal 2 April 2026. Meskipun Santos berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dalam laga tersebut, momen di akhir pertandingan menimbulkan konsekuensi bagi sang penyerang andalan.
Ketegangan memuncak pada menit ke-85, melibatkan Neymar dengan pemain Remo, Diego Hernández. Menurut informasi yang beredar, Hernández terlihat memancing emosi Neymar dengan provokasi yang disengaja.
Neymar merespons provokasi tersebut dengan gestur yang dianggap tidak sportif, yaitu berpura-pura akan menendang bola ke arah lawannya tersebut. Setelah itu, Neymar berbalik badan dan memberikan umpan kepada rekan setimnya.
Namun, Hernández terpancing dan segera berlari untuk mendorong Neymar hingga sang bintang lapangan tersebut terjatuh ke rumput. Kejadian ini memicu keributan singkat di area lapangan pertandingan.
Menanggapi insiden tersebut, Neymar melayangkan protes keras kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Sayangnya, protes tersebut tidak menghasilkan keputusan yang menguntungkan bagi Neymar.
Akibat protes kerasnya, Neymar justru dihadiahi kartu kuning oleh wasit di akhir insiden tersebut. Kartu kuning ini merupakan akumulasi yang ketiga bagi Neymar dalam kompetisi tersebut, sehingga ia otomatis terkena larangan bermain satu laga.
Konsekuensi dari akumulasi kartu kuning ini adalah Neymar dipastikan absen dalam pertandingan penting Santos berikutnya, yakni duel melawan Flamengo. Hal ini menjadi pukulan telak mengingat pentingnya laga tersebut bagi ambisi tim dan kans pemanggilan tim nasional.
Neymar sebelumnya sangat mengantisipasi laga kontra Flamengo untuk menjaga momentum agar dapat kembali dipanggil memperkuat tim nasional Brasil. Pemain ini juga sempat menjadi sasaran ejekan suporter Remo dengan nyanyian "Tidak pergi ke Piala Dunia" saat ia beroperasi di sisi kanan serangan.