Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan hari Jumat, 20 Februari 2026. Logam mulia ini kini dibanderol seharga Rp2.944.000 per gram, mengalami kenaikan sebesar Rp28.000 dibandingkan hari sebelumnya. Tren positif ini membawa angin segar bagi para investor yang telah mengoleksi emas sebagai aset lindung nilai.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada harga jual, tetapi juga pada nilai beli kembali atau *buyback* oleh pihak Antam. Harga *buyback* saat ini menyentuh angka Rp2.725.000 per gram setelah mengalami peningkatan sebesar Rp31.000. Informasi harga ini berlaku secara resmi di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One, Jakarta Selatan.
Selain produk Antam, harga emas batangan UBS dan Galeri24 di Pegadaian juga terpantau mengalami tren kenaikan serupa. Emas UBS kini dijual seharga Rp2.965.000 per gram, sementara Galeri24 berada di level Rp2.946.000 per gram. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup stabil dibandingkan posisi harga pada Kamis pagi sebelumnya.
Mengenai aspek perpajakan, pembelian emas batangan saat ini tidak dikenakan PPN sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2022. Namun, transaksi tetap merujuk pada PMK Nomor 48 Tahun 2023 yang menetapkan tarif PPh 22 sebesar 0,25 persen. Pihak Antam akan memberikan bukti potong pajak tersebut kepada setiap pembeli sebagai bentuk kepatuhan regulasi.
Pergerakan harga logam mulia yang dinamis ini sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar internasional dan faktor ekonomi domestik. Fluktuasi harga dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti perkembangan nilai tukar mata uang serta isu geopolitik global. Investor disarankan untuk terus memantau pembaruan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi dalam skala besar.
Meskipun harga sedang melonjak, beberapa jenis pecahan emas di situs resmi dilaporkan masih belum tersedia untuk dipesan. Harga di situs Logam Mulia biasanya diperbarui setiap hari setelah pukul 08.30 WIB untuk mencerminkan kondisi pasar terkini. Galeri24 sendiri menyediakan pilihan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram bagi para konsumen.
Kenaikan harga emas yang konsisten di awal tahun 2026 ini memperkuat posisi logam mulia sebagai instrumen investasi yang aman. Dengan selisih harga jual dan *buyback* yang terjaga, emas tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam menjaga nilai kekayaan. Masyarakat diimbau untuk selalu bertransaksi melalui kanal resmi guna menjamin keaslian serta keamanan produk.