PORTAL7.CO.ID - Timnas Putri Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan mengamankan posisi ketiga dalam ajang bergengsi FIFA Women's Series 2026. Kepastian ini didapat setelah skuat Garuda Pertiwi menumbangkan perlawanan sengit Kaledonia Baru dengan skor akhir 4-2.

Pertandingan penentuan tersebut digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (15/4/2026) waktu setempat. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan serta dampak jangka panjang sepak bola wanita Indonesia di kancah internasional.

Skuat asuhan pelatih Satoru Mochizuki menunjukkan dominasi sejak menit awal dengan menerapkan intensitas serangan yang sangat tinggi. Strategi menekan ini terbukti efektif dalam membongkar barisan pertahanan Kaledonia Baru yang cukup rapat pada awal laga.

"Keunggulan pertama Garuda Pertiwi dibuka oleh pemain bertahan Emely Nahon pada menit ke-20 setelah sukses memanfaatkan situasi sepak pojok," dilansir dari Detik Sport. Gol pembuka tersebut langsung mengubah dinamika permainan menjadi lebih terbuka dan kompetitif.

Tak butuh waktu lama, Indonesia berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 hanya delapan menit berselang melalui skema bola mati. Penyerang muda berusia 21 tahun sukses mengeksekusi tendangan bebas secara akurat yang langsung merobek jala gawang Kaledonia Baru pada menit ke-28.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh lini depan yang dimotori Claudia Scheunemann dan Sheva Imut, namun skor dua gol tetap bertahan hingga jeda antarpabak. Memasuki babak kedua, intensitas permainan Indonesia tidak menurun sedikit pun untuk menambah pundi-pundi gol.

Sheva Imut kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak gol keduanya atau brace pada menit ke-53 yang mengubah kedudukan menjadi 3-0. Keunggulan semakin menjauh saat Claudia Scheunemann mencetak gol indah lewat tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti pada menit ke-59.

Kaledonia Baru sempat memberikan perlawanan melalui gol balasan Julia Honakoko pada menit ke-61 setelah sang striker menembus pertahanan Indonesia. Ia berhasil menaklukkan kiper Iris De Rouw dalam situasi satu lawan satu yang memperkecil ketertinggalan mereka.

Skor kembali berubah menjadi 4-2 pada menit ke-80 melalui gol lob Leana Hmae yang sempat memicu protes pemain Indonesia sebelum akhirnya disahkan oleh VAR. Meski sempat berada dalam tekanan di menit-menit akhir, lini pertahanan Indonesia tetap disiplin menjaga keunggulan.