PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota Makassar secara resmi melaporkan capaian realisasi belanja APBD sebesar Rp 465 miliar pada Triwulan I tahun 2026. Angka ini dipaparkan dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program APBD yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar pada Kamis (16/4/2026).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Muhammad Dahyal, mengungkapkan bahwa serapan anggaran tersebut mencapai 11,07 persen dari total pagu senilai Rp 4,2 triliun. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat tren pertumbuhan positif jika disandingkan dengan performa tahun sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
"Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025, realisasi keuangan mengalami peningkatan sebesar 0,6 persen," ujar Muhammad Dahyal.
Selain sektor belanja, kinerja pendapatan daerah juga menunjukkan angka yang menggembirakan dengan realisasi mencapai Rp 1,041 triliun atau sekitar 22,14 persen dari target Rp 4,7 triliun. Capaian ini melampaui persentase periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat di angka 20,91 persen.
"Ini menunjukkan adanya peningkatan kinerja dalam pengelolaan pendapatan daerah," kata Muhammad Dahyal.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan perhatian mendalam terhadap laporan tersebut dengan menekankan pentingnya akurasi penggunaan anggaran. Ia mengingatkan seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar tidak terjebak dalam mengejar kecepatan serapan tanpa memperhatikan arah pembangunan.
"Yang paling penting di triwulan pertama bukan sekadar capaiannya, tapi ketepatan arah. Kalau arah sudah benar, baru kita gas. Jangan sampai kita cepat (serap anggaran), tapi salah arah," ujar Munafri Arifuddin.
Wali Kota yang populer dengan sapaan Appi ini menginstruksikan agar setiap program kerja yang dijalankan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat. Indikator kesuksesan pemerintah harus diukur dari kualitas hasil yang dapat dirasakan langsung oleh publik di lapangan.
"Program dan kegiatan harus mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat Kota Makassar," kata Munafri Arifuddin.