PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengambil langkah strategis untuk memperkaya khazanah Geopark Sangkulirang Mangkalihat yang sudah ada. Langkah ini diwujudkan melalui pengajuan resmi agar kawasan gugusan karst Gunung Kulat diakomodasi sebagai bagian tak terpisahkan dari geopark tersebut.

Usulan monumental ini mencakup wilayah geografis yang membentang melintasi dua kabupaten penting di Kaltim, yaitu Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai konservasi dan edukasi kawasan tersebut secara signifikan.

Dasar utama pengajuan ini adalah pengakuan terhadap nilai intrinsik kawasan Gunung Kulat yang sangat tinggi. Kawasan ini diyakini menyimpan kekayaan geologi yang luar biasa unik dan langka untuk dipelajari.

Selain keunikan formasi batuan karstnya, Gunung Kulat juga menyimpan sistem hidrologi raksasa yang menjadi aset penting dalam studi ilmu kebumian. Sistem bawah tanah ini menambah dimensi penting dalam pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut.

Lebih jauh lagi, kawasan ini menjadi saksi bisu sejarah panjang peradaban manusia di Nusantara. Ditemukan pula bukti-bukti penting mengenai jejak peradaban manusia purba dari rumpun Austronesia di area tersebut.

Langkah progresif yang diambil oleh Pemprov Kaltim ini menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam upaya pengembangan warisan alam sekaligus warisan budaya lokal. Upaya ini sejalan dengan upaya pelestarian global.

"Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara resmi telah mengajukan usulan agar kawasan gugusan karst Gunung Kulat masuk ke dalam wilayah Geopark Sangkulirang Mangkalihat," bunyi pernyataan resmi mengenai pengajuan tersebut.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, pengajuan ini menunjukkan visi Pemprov Kaltim untuk mengintegrasikan kekayaan geologi dan sejarah dalam satu payung pengelolaan kawasan konservasi yang terpadu.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jabaronline. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.