PORTAL7.CO.ID - AC Milan dan Juventus harus puas berbagi satu poin setelah pertandingan sengit yang berakhir tanpa gol di Stadion San Siro pada Minggu, 26 April 2026. Pertemuan kedua tim besar Italia ini berlangsung dengan intensitas taktis yang tinggi sepanjang 90 menit pertandingan.
Insiden paling signifikan terjadi pada menit ke-36 ketika Juventus sempat merayakan gol yang dicetak oleh Khephren Thuram. Gol tersebut lahir dari umpan silang Francisco Conceicao dari sisi kanan, namun dianulir oleh wasit Sozza karena Thuram terbukti berada dalam posisi offside yang jelas saat menerima bola.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana di San Siro dipenuhi euforia saat legenda klub, Ruud Gullit, diresmikan masuk dalam Hall of Fame AC Milan. Mantan bintang asal Belanda itu menerima penghargaan prestisius di atas karpet merah, disaksikan oleh para penggemar dan tayangan momen bersejarahnya.
Dilansir dari sumber berita, Ruud Gullit mengungkapkan perasaannya setelah menerima penghargaan tersebut. "Saya merasa emosional atas pengakuan dari para penggemar ini, senang bisa kembali ke San Siro. Saya beruntung pernah bermain di Italia ketika liga ini adalah yang terbaik, saya berutang banyak pada Italia," ujar Ruud Gullit, Legenda AC Milan.
Gullit juga menambahkan komentarnya mengenai kondisi sepak bola Italia saat ini, menekankan perlunya tim nasional kembali pada identitas dasarnya. "Setiap pertandingan adalah pertarungan, para bek terbaik ada di Italia. Sekarang Italia telah melupakannya dan itulah sebabnya mereka tidak lolos ke Piala Dunia. Italia harus kembali ke DNA mereka, yang tidak berarti memarkir bus," tambah Ruud Gullit, Legenda AC Milan.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menjelaskan keputusannya untuk mencadangkan Kenan Yildiz dalam pertandingan krusial ini. Ia juga memberikan pujian atas perkembangan positif yang ditunjukkan oleh penyerang Jonathan David dalam sesi latihan tim.
Spalletti menekankan pentingnya fokus dan kewaspadaan timnya terhadap taktik lawan, mengingat ketatnya persaingan di papan atas klasemen. "Kami mengantisipasi bahwa Roma dan Como akan menekan dari belakang, tetapi bagi kami biasa untuk memikul tanggung jawab. Hari ini kami harus menunjukkan apa yang mampu kami lakukan," kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.
Mengenai absennya Yildiz, Spalletti menjelaskan bahwa sang pemain baru saja kembali berlatih penuh setelah mengalami kendala. "Yildiz baik-baik saja, dia berlatih, meskipun tidak di lapangan, dan baru kembali dalam latihan terakhir. Demi menghormati grup, dan dia setuju, dia tahu dia memiliki kekurangan dibandingkan mereka yang berlatih secara konsisten. Namun, dia siap masuk kapan saja," jelas Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.
Di sisi lain, Massimiliano Allegri, pelatih tuan rumah AC Milan, menyoroti efektivitas pertahanan Juventus yang belum kebobolan dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia berharap para penyerang kunci timnya segera menemukan ketajaman yang dibutuhkan.