PORTAL7.CO.ID - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengambil langkah resmi dalam menangani banding yang diajukan oleh gelandang Chelsea dan Tim Nasional Ukraina, Mykhailo Mudryk. Proses ini bertujuan untuk meninjau kembali sanksi diskualifikasi empat tahun yang sebelumnya dijatuhkan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) terkait pelanggaran aturan anti-doping.

Keputusan untuk mengajukan banding ini diambil setelah Mudryk dinyatakan positif menggunakan zat terlarang meldonium pada tahun 2024. Informasi mengenai dimulainya proses di CAS ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis Ben Jacobs dan The Athletic pada Rabu, 29 April 2026.

Hingga saat ini, tahap awal persidangan sedang berlangsung di mana para pihak terkait tengah melakukan pertukaran berkas hukum. Otoritas CAS yang berkedudukan di Lausanne dilaporkan belum menetapkan jadwal pasti untuk persidangan akhir kasus ini.

Sanksi yang dijatuhkan berlaku surut, yang berarti hukuman tersebut sudah dihitung sejak masa penangguhan sementara yang telah dijalani Mudryk. Hal ini berpotensi membuat pemain sayap tersebut absen dari lapangan hijau hingga tahun 2028 mendatang.

Mudryk sendiri diketahui sudah tidak dapat bermain sejak November 2024, menyusul hasil tes positif yang kemudian dikonfirmasi oleh pihak klub Chelsea. Secara konsisten, Mudryk menegaskan bahwa ia tidak pernah mengonsumsi zat terlarang tersebut dengan sengaja.

Dikutip dari ESPN, CEO Shakhtar Donetsk, Serhiy Palkin, mengungkapkan kekhawatiran signifikan terkait dampak finansial dari absennya Mudryk. "Ada bonus senilai 30 juta euro dalam kontraknya. Dan jika dia tidak bermain, jika Chelsea tidak mencapai hasil, kita akan kehilangan 30 juta euro. Ini pukulan finansial yang besar bagi kami," kata Serhiy Palkin.

Palkin juga menyampaikan keyakinannya terhadap karakter dan etos kerja Mudryk, berharap masalah ini segera selesai. "Saya tahu Mudryk sebagai pemain dan pribadi. Saya percaya dia akan kembali dan mulai bermain. Saya tahu ini karena saya belum pernah bertemu orang seperti dia seumur hidup. Dia sangat pekerja keras. Dan dia akan membuktikan bahwa dia mampu bermain dan membawa hasil bagi tim," ujar Serhiy Palkin.

Meskipun hasil sampel B pada Juni tahun sebelumnya juga menunjukkan hasil positif, Mudryk kini mengandalkan tim hukum yang sama dengan yang pernah menangani kasus Paul Pogba dalam upayanya mencari keringanan hukuman.

Dikutip dari perwakilan CAS, mereka mengonfirmasi bahwa seluruh prosedur hukum internasional sedang berjalan sesuai prosedur yang berlaku. "CAS mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima banding dari Mykhailo Mudryk terhadap FA, yang diajukan pada 25 Februari 2026. Para pihak saat ini sedang bertukar dokumen tertulis, dan sidang belum dijadwalkan," tegas perwakilan CAS.